Connect with us

Uncategorized

Bakamla RI Bahas Implementasi Strategi Pengamaan Laut Natuna Utara

Bakamla RI Bahas Implementasi Strategi Pengamaan Laut Natuna Utara Jakarta, 18 November 2021 (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard) —- Kompleksitas situasi di wilayah Perairan Natuna Utara, masih menjadi fokus perhatian Bakamla RI dalam formulasi strategi penanganan di bidang keamanan dan keselamatan laut. Serius menanggapi hal ini, Direktorat Strategi Keamanan Laut Bakamla RI menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Monitoring dan Evaluasi Strategi Keamanan Laut, di Jakarta Pusat, Kemarin. Rakernis dengan tema “Sinergitas dan Kolaborasi adalah Kunci Menuju Implementasi Strategi Pengamanan Laut di Laut Natuna Utara”, dihadiri oleh berbagai narasumber dan peserta dari perwakilan instansi terkait keamanan dan keselamatan laut di Indonesia. Dibuka oleh Deputi Kebijakan dan Strategi Bakamla RI Laksda Bakamla Tatit Eko Witjaksono, S.E., M.Tr.(Han)., kegiatan yang berlangsung hingga Jumat (19/11), berisikan dua sesi seminar di rapat hari pertamanya. Wakil Asisten Operasi Kasal Laksma TNI Wasis Priyono, S.T., M.Tr.(Han), dan Asisten Deputi Pengelolaan Batas Negara Wilayah Laut dan Udara Badan Nasional Penanggulangan Perbatasan (BNPP) Siti Metrianda Akuan, S.T., M.Si., turut hadir sebagai narasumber di seminar sesi pertama. Bertindak sebagai moderator, Analis Hukum Madya Bidang Polhukam Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Andy Aprianto, S.H., M.Si. Tidak hanya itu, kegiatan yang berlangsung secara daring dan luring ini masih berlanjut hingga seminar sesi kedua. Ketua Departemen Hukum, Advokasi dan Perlindungan Nelayan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Dr. Drs. Ahmad Yani, S.H., M.H., CLA., Sub Koordinator Strategi Operasi Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Muhammad Ikhsan, S.ST.Pi., M.Si., dan Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Kabupaten Natuna Tukino Sucipto, hadir sebagai narasumber di seminar sesi kedua. Kali Ini, bertindak selaku moderator adalah Kasi Perencanaan Strategi Keamanan Laut Bakamla RI Letkol Bakamla Angga Reza, S.H., M.Si. Pembahasan dalam rakernis ini berlangsung hangat, yang tak jarang terlontar pertanyaan kritis seputar tindak pengamanan di Laut Natuna Utara. Tidak hanya membahas tentang langkah-langkah implementatif yang dapat dilakukan untuk mengamankan Laut Natuna Utara, namun juga payung hukum, langkah sinergi dan kolaborasi antar instasi, dan penyamaan pola pikir, turut dibahas dalam pertemuan ini. Direktur Strategi Keamanan Laut Bakamla RI Laksma Bakamla Joko Sutrisno, M.Si.(Han) turut hadir beserta jajaran Pejabat Eselon III dan IV Bakamla RI. Tidak hanya itu, kegiatan juga dihadiri oleh puluhan perwakilan instansi terkait keamanan dan keselamatan laut, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (Humas Bakamla RI). Autentikasi: Kabag Humas Bakamla RI Kolonel Bakamla Dr. Wisnu Pramandita, S.T., M.M., M.Tr.Hanla. Foto-foto: Humas Bakamla RIJakarta, 18 November 2021 (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard) —- Kompleksitas situasi di wilayah Perairan Natuna Utara, masih menjadi fokus perhatian Bakamla RI dalam formulasi strategi penanganan di bidang keamanan dan keselamatan laut. Serius menanggapi hal ini, Direktorat Strategi Keamanan Laut Bakamla RI menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Monitoring dan Evaluasi Strategi Keamanan Laut, di Jakarta Pusat, Kemarin.

Rakernis dengan tema “Sinergitas dan Kolaborasi adalah Kunci Menuju Implementasi Strategi Pengamanan Laut di Laut Natuna Utara”, dihadiri oleh berbagai narasumber dan peserta dari perwakilan instansi terkait keamanan dan keselamatan laut di Indonesia.

Dibuka oleh Deputi Kebijakan dan Strategi Bakamla RI Laksda Bakamla Tatit Eko Witjaksono, S.E., M.Tr.(Han)., kegiatan yang berlangsung hingga Jumat (19/11), berisikan dua sesi seminar di rapat hari pertamanya.

Wakil Asisten Operasi Kasal Laksma TNI Wasis Priyono, S.T., M.Tr.(Han), dan Asisten Deputi Pengelolaan Batas Negara Wilayah Laut dan Udara Badan Nasional Penanggulangan Perbatasan (BNPP) Siti Metrianda Akuan, S.T., M.Si., turut hadir sebagai narasumber di seminar sesi pertama. Bertindak sebagai moderator, Analis Hukum Madya Bidang Polhukam Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Andy Aprianto, S.H., M.Si.

Tidak hanya itu, kegiatan yang berlangsung secara daring dan luring ini masih berlanjut hingga seminar sesi kedua. Ketua Departemen Hukum, Advokasi dan Perlindungan Nelayan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Dr. Drs. Ahmad Yani, S.H., M.H., CLA., Sub Koordinator Strategi Operasi Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Muhammad Ikhsan, S.ST.Pi., M.Si., dan Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Kabupaten Natuna Tukino Sucipto, hadir sebagai narasumber di seminar sesi kedua. Kali Ini, bertindak selaku moderator adalah Kasi Perencanaan Strategi Keamanan Laut Bakamla RI Letkol Bakamla Angga Reza, S.H., M.Si.

Pembahasan dalam rakernis ini berlangsung hangat, yang tak jarang terlontar pertanyaan kritis seputar tindak pengamanan di Laut Natuna Utara. Tidak hanya membahas tentang langkah-langkah implementatif yang dapat dilakukan untuk mengamankan Laut Natuna Utara, namun juga payung hukum, langkah sinergi dan kolaborasi antar instasi, dan penyamaan pola pikir, turut dibahas dalam pertemuan ini.

Direktur Strategi Keamanan Laut Bakamla RI Laksma Bakamla Joko Sutrisno, M.Si.(Han) turut hadir beserta jajaran Pejabat Eselon III dan IV Bakamla RI. Tidak hanya itu, kegiatan juga dihadiri oleh puluhan perwakilan instansi terkait keamanan dan keselamatan laut, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (Humas Bakamla RI).

Autentikasi: Kabag Humas Bakamla RI Kolonel Bakamla Dr. Wisnu Pramandita, S.T., M.M., M.Tr.Hanla.
Foto-foto: Humas Bakamla RI

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized