Connect with us

Uncategorized

PENEMUAN BENDA TERAPUNG MENYERUPAI “TANK” DI PERAIRAN PULAU BERUAN, BINTAN

PENEMUAN BENDA TERAPUNG MENYERUPAI “TANK” DI PERAIRAN PULAU BERUAN, BINTAN Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI Dwika Tjahja Setiawan, S.H.,M.H.,M.Tr.Opsla, terkait dengan penemuan benda menyerupai tank menyampaikan bahwa: “Benar pada Senin, (27/12/2021) telah ditemukan benda tersebut mengapung di perairan Timur Pulau Beruan, Bintan,” ungkapnya.  Adapun kronologis penemuan sebagai berikut: 1. Pukul 08.00 WIB telah di temukan benda mengapung menyerupai tank di perairan Pulau Beruan oleh Sdr. Jay (38 tahun), nelayan tradisional Desa Air Gelubi, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan. 2. Pukul 11.15 WIB Danposmat Kijang mengamankan benda tersebut ke Dermaga Posmat Kijang 3. Pukul 14.45 WIB Posmat Kijang dan Personel Sintel dan Tim Intel Lantamal IV melakukan pemeriksaan fisik dan diperoleh data sebagai berikut: Panjang 7,24 m, Lebar 3,21 m, Tinggi 2,15 m, terbuat dari plat besi dengan ketebalan 0,2 cm/ 2 mm. Tidak ditemukan mesin atau alat penggerak dan benda-benda lain di dalamnya. “Kemungkinan berbahaya atau tidak akan dilaksanakan penelitian lebih lanjut.” Tegasnya.(@dispen_lantamal iv)Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI Dwika Tjahja Setiawan, S.H.,M.H.,M.Tr.Opsla, terkait dengan penemuan benda menyerupai tank menyampaikan bahwa: “Benar pada Senin, (27/12/2021) telah ditemukan benda tersebut mengapung di perairan Timur Pulau Beruan, Bintan,” ungkapnya. 

Adapun kronologis penemuan sebagai berikut:

  1. Pukul 08.00 WIB telah di temukan benda mengapung menyerupai tank di perairan Pulau Beruan oleh Sdr. Jay (38 tahun), nelayan tradisional Desa Air Gelubi, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan.
  2. Pukul 11.15 WIB Danposmat Kijang mengamankan benda tersebut ke Dermaga Posmat Kijang
  3. Pukul 14.45 WIB Posmat Kijang dan Personel Sintel dan Tim Intel Lantamal IV melakukan pemeriksaan fisik dan diperoleh data sebagai berikut: Panjang 7,24 m, Lebar 3,21 m, Tinggi 2,15 m, terbuat dari plat besi dengan ketebalan 0,2 cm/ 2 mm. Tidak ditemukan mesin atau alat penggerak dan benda-benda lain di dalamnya.

“Kemungkinan berbahaya atau tidak akan dilaksanakan penelitian lebih lanjut.” Tegasnya.(@dispen_lantamal iv)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized