Connect with us

Uncategorized

Persit KCK Koorcab Rem 091 PD VI Mulawarman mengikuti pelaksanaan kegiatan Hari Angklung Sedunia secara virtual.

Persit KCK Koorcab Rem 091 PD VI Mulawarman mengikuti pelaksanaan kegiatan Hari Angklung Sedunia secara virtual. Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 091 PD VI Mulawarman Ny. Evita Triyono beserta pengurus Persit KCK Koorcab Rem 091 PD VI Mulawarman mengikuti pelaksanaan kegiatan Hari Angklung Sedunia secara virtual dengan tema, “Giatkan, Lestarikan, dan Generasikan Angklung Mendunia” bertempat di Hall Makorem 091/ASN Jl. Gajah Mada No. 11 Kel. Bugis Kec. Samarinda Kota Kota Samarinda pada Senin (8/11/2021). Hari Angklung Sedunia yang diselenggarakan secara virtual dibuka oleh Ibu Negara Ny. Iriana Joko Widodo Ibu Negara mengatakan, pengakuan dunia terhadap angklung mencerminkan Indonesia memiliki keistimewaan budaya. “Sejak 16 November 2010, UNESCO telah mengakui angklung sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Non Bendawi Manusia. Namun tidak banyak yang tahu setiap 16 November diperingati sebagai Hari Angklung Sedunia,” ucap Ibu Negara. Dikatakan Ibu Negara, dunia telah mengapresiasi Indonesia karena memiliki angklung yang bisa memancarkan alunan suara merdu yang khas. Keunikan yang dimiliki bangsa ini dapat menjadi identitas yang harus dijaga kelestariannya. Dalam kesempatan yang sama Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa Angklung merupakan salah satu kekayaan budaya bangsa Indonesia yang telah diakui oleh organisasi pendidikan, keilmuan dan kebudayaan PBB (UNESCO) sebagai karya agung warisan budaya lisan dan Non Bendawi Manusia. Ketum Dharma Pertiwi menjelaskan bahwa budaya Indonesia memang tidak ada habisnya, negara Indonesia memiliki banyak budaya termasuk alat musik daerah. Salah satunya yaitu alat musik tradisional angklung yang merupakan alat musik daerah yang populer sejak dahulu. “Kita semua merasa bangga ketika sepuluh tahun yang lalu tepatnya tanggal 16 November 2010 UNESCO mengakui angklung sebagai warisan budaya dunia tak benda dari indonesia,” ungkapnya.Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 091 PD VI Mulawarman Ny. Evita Triyono beserta pengurus Persit KCK Koorcab Rem 091 PD VI Mulawarman
mengikuti pelaksanaan kegiatan Hari Angklung Sedunia secara virtual dengan tema, “Giatkan, Lestarikan, dan Generasikan Angklung Mendunia” bertempat di Hall Makorem 091/ASN Jl. Gajah Mada No. 11 Kel. Bugis Kec. Samarinda Kota Kota Samarinda pada Senin (8/11/2021).

Hari Angklung Sedunia yang diselenggarakan secara virtual dibuka oleh Ibu Negara Ny. Iriana Joko Widodo

Ibu Negara mengatakan, pengakuan dunia terhadap angklung mencerminkan Indonesia memiliki keistimewaan budaya.

“Sejak 16 November 2010, UNESCO telah mengakui angklung sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Non Bendawi Manusia. Namun tidak banyak yang tahu setiap 16 November diperingati sebagai Hari Angklung Sedunia,” ucap Ibu Negara.

Dikatakan Ibu Negara, dunia telah mengapresiasi Indonesia karena memiliki angklung yang bisa memancarkan alunan suara merdu yang khas. Keunikan yang dimiliki bangsa ini dapat menjadi identitas yang harus dijaga kelestariannya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa Angklung merupakan salah satu kekayaan budaya bangsa Indonesia yang telah diakui oleh organisasi pendidikan, keilmuan dan kebudayaan PBB (UNESCO) sebagai karya agung warisan budaya lisan dan Non Bendawi Manusia.

Ketum Dharma Pertiwi menjelaskan bahwa budaya Indonesia memang tidak ada habisnya, negara Indonesia memiliki banyak budaya termasuk alat musik daerah. Salah satunya yaitu alat musik tradisional angklung yang merupakan alat musik daerah yang populer sejak dahulu.

“Kita semua merasa bangga ketika sepuluh tahun yang lalu tepatnya tanggal 16 November 2010 UNESCO mengakui angklung sebagai warisan budaya dunia tak benda dari indonesia,” ungkapnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized