Connect with us

Uncategorized

Promovenda Gusni Yenti Berhasil Raih Doktor PAI Universitas Islam Jakarta Ke 22

Promovenda Gusni Yenti Berhasil Raih Doktor PAI Universitas Islam Jakarta Ke 22 Universitas Islam Jakarta ( UID ) pada Selasa, 20 Desember 2021, kembali menggelar Sidang Senat Terbuka Universitas Islam Jakarta, Dalam agenda tunggal Sidang Promosi Doktor Pendidikan Agama Islam, dengan Promovenda Gusni Yenti, dan Penguji Desertasi yang diajukan untuk memenuhi sebagian syarat dalam memperoleh gelar doktor Ilmu Pendidikan Agama Islam, dengan Judul Desertasi “Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Kurikulum 2013, Pada Sekolah Menengah Pertama Di Jakarta”. Dan Tim Penguji Promovenda Gusni Yenti, oleh Ketua Penguji juga Ketua Senat, Prof Raihan Guru Besar Universitas Islam Jakarta (Rektor UIJ) Sekretaris Prof. Dr. Dede Rosyada MA, dan anggota Dr Sutardjo Atmowijoyo, M.Pd, Dr Hamdan Rasyid, MA, serta Penguji Luar Prof. Dr Bedjo Suyanto, M.Pd. dengan Promotor Prof. Dr. Dedy Djubaedi MA, dan Dr Sutardjo Atmowijoyo, M.Pd. Promovenda Gusni Yenti disela ujian gelar Doktor menjelaskan, bahwa Kurikulum 2013 merupakan kurikulum tantangan dan bagian dari upaya perbaikan kondisi pendidikan di Indonesia, dan Kurikulum 2013 ini diharapkan akan mampu menjadi pedoman pendidikan di Tanah air. Oleh sebab itu peranan Guru merupakan kunci utama keberhasilan proses pembelajaran di sekolah. Guru harus bisa merancang dan mengembangkan perangkat pembelajaran yang akan diaplikasikan pada proses pembelajaran, sehingga tercapainya tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Kurikulum 2013 pada proses pembelajaran PAI di SMP Negeri 251 Jakarta khususnya dan Sekolah Menengah Pertama pada umumnya, kedua untuk mengetahui Pengembangan apa saja yang dilakukan oleh Guru dalam proses pembelajaran PAI Berbasis Kurikulum 2013 di SMP, serta untuk mengetahui langkah-langkah yang dilakukan oleh Pimpinan Sekolah dalam meningkatkan Pengembangan Kompetensi Guru PAI di tingkat Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru PAI dengan pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data model Miles dan Huberman, yaitu Reduksi Data, Penyajian Data, dan Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah Penerapan Kurikulum 2013 pada proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di tingkat SMP yang sudah berjalan sebagaimana tuntutan dari Kurikulum 2013. Pengembangan yang dilakukan oleh Guru Pendidikan Agama Islam dalam menerapkan Kurikulum 2013 adalah sudah mengembangkan media pembelajaran dengan menggunakan TIK, mengembangkan model pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik Kompetensi Dasar dan Karakteristik Siswa di tingkat SMP serta langkah-langkah yang dilakukan oleh Pimpinan Sekolah dalam Pengembangan Kompetensi Guru PAI adalah mewajibkan Guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam mengikuti Pengembangan Diri melalui Bimtek, Diklat, Workshop, dan Seminar yang diadakan oleh Dinas Pendidikan dan Kemenag, mengadakan pelatihan yang dilakukan di SMPN 251 Jakarta untuk meningkatkan profesionalisme Guru, membentuk MGMP PAI di sekolah dan melengkapi sarana prasarana penunjang, paparnya. Usai menerima Gelar Doktor, didepan para wartawan, Dr Gusni Yenti, S.Pd, M.Pd menegaskan, bahwa karya penelitian ini pihaknya berharap kepada Mendikbudristek dan dikti yang akan melakukan perubahan kurikulum 2013, nantinya disetiap mata pelajaran juga akan menerapkan nilai-nilai agama di semua mata pelajaran, sehingga peserta didik memiliki etika moral yang baik, dan benar-benar peserta didik yang berakhal mulia, mandiri dan patuh pada ajaran agamanya masing-masing, bagaiman nilai-nilai agama masuk dalam setiap mata pelajaran, pintanya. Rektor Universitas Islam Jakarta, Prof Raihan juga mengaku bersyukur atas Karya Penelitian Dosen dalam upaya turutserta meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, sebagaimana Dr Gusni Yenti yang telah menyumbangkan karya penelitiannya, untuk memberikan masukan kepada Pemerintah, yang mana Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Ristek dan Dikti yang akan melakukan perubahan kurikulum 2013, dan Dr Gusni Yenti sangat trampil menyoroti kelebihan dan kekurangan kurikulum 2013 tersebut, sehingga ini akan menjadi sumbangsih Dr Gusni Yenti, sehingga akan menjadi tambahan masukan bagi pihak-pihak yang akan menyusun kurikulum pendidikan, khususnya Bidang Studi Pendidikan Agama Islam, harapnya. (Nrl).Universitas Islam Jakarta ( UID ) pada Selasa, 20 Desember 2021, kembali menggelar Sidang Senat Terbuka Universitas Islam Jakarta, Dalam agenda tunggal Sidang Promosi Doktor Pendidikan Agama Islam, dengan Promovenda Gusni Yenti, dan Penguji Desertasi yang diajukan untuk memenuhi sebagian syarat dalam memperoleh gelar doktor Ilmu Pendidikan Agama Islam, dengan Judul Desertasi “Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Kurikulum 2013, Pada Sekolah Menengah Pertama Di Jakarta”.

Dan Tim Penguji Promovenda Gusni Yenti, oleh Ketua Penguji juga Ketua Senat, Prof Raihan Guru Besar Universitas Islam Jakarta (Rektor UIJ) Sekretaris Prof. Dr. Dede Rosyada MA, dan anggota Dr Sutardjo Atmowijoyo, M.Pd, Dr Hamdan Rasyid, MA, serta Penguji Luar Prof. Dr Bedjo Suyanto, M.Pd. dengan Promotor Prof. Dr. Dedy Djubaedi MA, dan Dr Sutardjo Atmowijoyo, M.Pd.

Promovenda Gusni Yenti disela ujian gelar Doktor menjelaskan, bahwa Kurikulum 2013 merupakan kurikulum tantangan dan bagian dari upaya perbaikan kondisi pendidikan di Indonesia, dan Kurikulum 2013 ini diharapkan akan mampu menjadi pedoman pendidikan di Tanah air. Oleh sebab itu peranan Guru merupakan kunci utama keberhasilan proses pembelajaran di sekolah. Guru harus bisa merancang dan mengembangkan perangkat pembelajaran yang akan diaplikasikan pada proses pembelajaran, sehingga tercapainya tujuan pembelajaran.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Kurikulum 2013 pada proses pembelajaran PAI di SMP Negeri 251 Jakarta khususnya dan Sekolah Menengah Pertama pada umumnya, kedua untuk mengetahui Pengembangan apa saja yang dilakukan oleh Guru dalam proses pembelajaran PAI Berbasis Kurikulum 2013 di SMP, serta untuk mengetahui langkah-langkah yang dilakukan oleh Pimpinan Sekolah dalam meningkatkan Pengembangan Kompetensi Guru PAI di tingkat Sekolah Menengah Pertama.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru PAI dengan pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data model Miles dan Huberman, yaitu Reduksi Data, Penyajian Data, dan Penarikan Kesimpulan.

Hasil penelitian ini adalah Penerapan Kurikulum 2013 pada proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di tingkat SMP yang sudah berjalan sebagaimana tuntutan dari Kurikulum 2013. Pengembangan yang dilakukan oleh Guru Pendidikan Agama Islam dalam menerapkan Kurikulum 2013 adalah sudah mengembangkan media pembelajaran dengan menggunakan TIK, mengembangkan model pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik Kompetensi Dasar dan Karakteristik Siswa di tingkat SMP serta langkah-langkah yang dilakukan oleh Pimpinan Sekolah dalam Pengembangan Kompetensi Guru PAI adalah mewajibkan Guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam mengikuti Pengembangan Diri melalui Bimtek, Diklat, Workshop, dan Seminar yang diadakan oleh Dinas Pendidikan dan Kemenag, mengadakan pelatihan yang dilakukan di SMPN 251 Jakarta untuk meningkatkan profesionalisme Guru, membentuk MGMP PAI di sekolah dan melengkapi sarana prasarana penunjang, paparnya.

Usai menerima Gelar Doktor, didepan para wartawan, Dr Gusni Yenti, S.Pd, M.Pd menegaskan, bahwa karya penelitian ini pihaknya berharap kepada Mendikbudristek dan dikti yang akan melakukan perubahan kurikulum 2013, nantinya disetiap mata pelajaran juga akan menerapkan nilai-nilai agama di semua mata pelajaran, sehingga peserta didik memiliki etika moral yang baik, dan benar-benar peserta didik yang berakhal mulia, mandiri dan patuh pada ajaran agamanya masing-masing, bagaiman nilai-nilai agama masuk dalam setiap mata pelajaran, pintanya.

Rektor Universitas Islam Jakarta, Prof Raihan juga mengaku bersyukur atas Karya Penelitian Dosen dalam upaya turutserta meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, sebagaimana Dr Gusni Yenti yang telah menyumbangkan karya penelitiannya, untuk memberikan masukan kepada Pemerintah, yang mana Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Ristek dan Dikti yang akan melakukan perubahan kurikulum 2013, dan Dr Gusni Yenti sangat trampil menyoroti kelebihan dan kekurangan kurikulum 2013 tersebut, sehingga ini akan menjadi sumbangsih Dr Gusni Yenti, sehingga akan menjadi tambahan masukan bagi pihak-pihak yang akan menyusun kurikulum pendidikan, khususnya Bidang Studi Pendidikan Agama Islam, harapnya. (Nrl).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized