Connect with us

Uncategorized

Sub Panda Korem 162/WB Gelar Sidang Parade Calon Tamtama TNI AD Gelombang II

*Sub Panda Korem 162/WB Gelar Sidang Parade Calon Tamtama TNI AD Gelombang II* JAKARTA, tniad.mil.id – Sub Panitia Daerah (Sub Panda) Korem 162/WB menggelar Sidang Parade seleksi calon Tamtama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Gelombang II TA. 2021 di Gedung Soedirman Makorem 162/WB, Jalan Lingkar Selatan Kota Mataram, Senin (1/11/2021). Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 162/WB, Rabu (3/11/2021), Sidang parade dipimpin langsung oleh Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, dihadiri Kasipers Kasrem 162/WB, Dandenkesyah Mataram, Karumkit Wira Bhakti Mataram, Kaajenrem 162/WB, serta para panitia seleksi lainnya, yang diikuti 499 orang peserta dari seluruh wilayah Kodim jajaran Korem 162/WB. Komandan Korem 162/WB dalam sambutanya menyampaikan, Sidang Parade ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendapatkan calon prajurit yang berkualitas. Untuk itu, obyektivitas harus menjadi pedoman utama sehingga menghasilkan keputusan yang adil, jujur dan transparan. TNI Angkatan Darat, kata Jenderal Bintang Satu itu, senantiasa berupaya untuk memperbaiki SDM dan kualitas prajurit. Pimpinan TNI, bahkan memberikan atensi yang sangat besar terhadap peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) secara dini. Peningkatan SDM, yakni melalui tahap seleksi yang meliputi pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan secara terbatas, test kemampuan jasmani guna memperoleh calon prajurit yang potensial, cerdas dan memiliki integritas kepribadian serta kemampuan fisik yang prima sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas TNI di masa depan. “Karena itu, hindari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dari mafia calo atau pungli dan perilaku tidak terpuji lainnya. Kita harus konsisten pada aturan dan norma yang berlaku,” tegas Jenderal Bintang Satu ini. Lebih lanjut dijelaskan, dengan proses seleksi dalam waktu yang sangat singkat yaitu selama dua minggu, para panitia harus bekerja ekstra dengan cara memberlakukan sistem gugur, dengan tujuan untuk meminimalisir adanya oknum yang tidak bertanggung jawab baik dari anggota maupun masyarakat umum yang memanfaatkan situasi untuk mendapatkan keuntungan pribadi seperti praktek percaloan. Menurut Danrem 162/WB, data niliai hasil pemeriksaan atau uji calon akan dikirim ke Kodam IX/Udayana untuk ditentukan lulus atau tidaknya para peserta seleksi calon Tamtama TNI AD. Selanjutnya, yang telah dinyatakan lulus pada seleksi Tingkat Panda ini akan mengikuti seleksi tingkat Pusat Kodam IX/Udayana. “Calon yang dinyatakan lulus akan dikirim ke Rindam IX Udayana untuk menjalani tahapan tes selanjutnya yang akan dilakukan oleh Tim Pusat secara lebih ketat,” pungkasnya. (Dispenad)JAKARTA, tniad.mil.id

  • Sub Panitia Daerah (Sub Panda) Korem 162/WB menggelar Sidang Parade seleksi calon Tamtama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Gelombang II TA. 2021 di Gedung Soedirman Makorem 162/WB, Jalan Lingkar Selatan Kota Mataram, Senin (1/11/2021).

Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 162/WB, Rabu (3/11/2021), Sidang parade dipimpin langsung oleh Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, dihadiri Kasipers Kasrem 162/WB, Dandenkesyah Mataram, Karumkit Wira Bhakti Mataram, Kaajenrem 162/WB, serta para panitia seleksi lainnya, yang diikuti 499 orang peserta dari seluruh wilayah Kodim jajaran Korem 162/WB.

Komandan Korem 162/WB dalam sambutanya menyampaikan, Sidang Parade ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendapatkan calon prajurit yang berkualitas. Untuk itu, obyektivitas harus menjadi pedoman utama sehingga menghasilkan keputusan yang adil, jujur dan transparan.

TNI Angkatan Darat, kata Jenderal Bintang Satu itu, senantiasa berupaya untuk memperbaiki SDM dan kualitas prajurit. Pimpinan TNI, bahkan memberikan atensi yang sangat besar terhadap peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) secara dini.

Peningkatan SDM, yakni melalui tahap seleksi yang meliputi pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan secara terbatas, test kemampuan jasmani guna memperoleh calon prajurit yang potensial, cerdas dan memiliki integritas kepribadian serta kemampuan fisik yang prima sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas TNI di masa depan.

“Karena itu, hindari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dari mafia calo atau pungli dan perilaku tidak terpuji lainnya. Kita harus konsisten pada aturan dan norma yang berlaku,” tegas Jenderal Bintang Satu ini.

Lebih lanjut dijelaskan, dengan proses seleksi dalam waktu yang sangat singkat yaitu selama dua minggu, para panitia harus bekerja ekstra dengan cara memberlakukan sistem gugur, dengan tujuan untuk meminimalisir adanya oknum yang tidak bertanggung jawab baik dari anggota maupun masyarakat umum yang memanfaatkan situasi untuk mendapatkan keuntungan pribadi seperti praktek percaloan.

Menurut Danrem 162/WB, data niliai hasil pemeriksaan atau uji calon akan dikirim ke Kodam IX/Udayana untuk ditentukan lulus atau tidaknya para peserta seleksi calon Tamtama TNI AD. Selanjutnya, yang telah dinyatakan lulus pada seleksi Tingkat Panda ini akan mengikuti seleksi tingkat Pusat Kodam IX/Udayana.

“Calon yang dinyatakan lulus akan dikirim ke Rindam IX Udayana untuk menjalani tahapan tes selanjutnya yang akan dilakukan oleh Tim Pusat secara lebih ketat,” pungkasnya. (Dispenad)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized