Connect with us

Uncategorized

TNI AL dan Royal Australian Navy Gelar Formasi Manuver di Laut Jawa

TNI AL dan Royal Australian Navy Gelar Formasi Manuver di Laut Jawa Jakarta, 2 November 2021,– Unsur-unsur kapal perang TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan Royal Australian Navy (RAN) dengan perhitungan yang tepat dan akurat, sukses menjajal lima formasi manuver yang dilakukan di perairan Laut Jawa dan menghancurkan sasaran Tomato Killer pada hari ke-2 Tahap Manuver Lapangan (Manlap) Latihan Bersama (Latma) New Horizon 2021, Senin (1/11). Formasi manuver merupakan latihan serial Photoex dalam Manlap New Horison, dimana unsur-unsur TNI AL dan RAN yang terlibat melaksanakan serangkaian formasi manuver di laut. Latihan berlanjut dengan kegiatan Replenishment At Sea (RAS) atau pembekalan yakni metode mentransfer bahan bakar, amunisi, dan barang lainnya dari satu kapal ke kapal lain saat posisi sedang berlayar, serta dilanjutkan dengan serial Gunex (Gun Exercise) yakni penembakan meriam yang menggunakan Tomato Killer sebagai sasaran. Pada Latma New Horison 2021 kali ini, TNI AL mengerahkan dua kapal perang yakni KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dan KRI Malahayati-362 serta sebuah Heli Panther. Sementara pihak RAN mengirimkan kapal HMAS Anzac F-150 dan sebuah Heli MH-60R. Sedangkan materi latihan dititikberatkan pada pengembangan latihan peperangan anti kapal permukaan/Anti-Surface Warfare (ASuW), meliputi fase latihan pangkalan (Harbour Phase) di Gedung Pusat Latihan Kapal Perang (Puslatkaprang) Komando Latihan Koarmada II yang sudah dilaksanakan sebelumnya pada tanggal 29 – 30 Oktober 2021. Sukses melakukan Formasi Manuver dan latihan RAS, ketiga unsur New Horizon 2021 langsung melaksanakan Serial Gunex dengan Formasi Oscar. Urutan pertama HMAS Anzac F-150 melepaskan tembakan meriam utama dengan sasaran tomato killer, disusul urutan kedua tembakan meriam 76 KRI I Gusti Ngurah Rai-332. Setelah itu serial latihan berlanjut ke Surface Exercise (Surfex). Dalam serial ini KRI I Gusti Ngurah Rai-332 berperan sebagai Commander Surface Action Group (SAG), yang berhasil menetralisir tembakan musuh (Killer Tomato) secara terkoordinasi sesuai dengan Engagement Order yang diberikan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 selaku SAG Commander. “Penembakan kali ini dilaksanakan secara bersama-sama dan dengan zig-zag manuver, dimana HMAS Anzac dengan kaliber 127 mm, KRI MLH dengan kaliber 120 mm dan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dengan kaliber 76mm. Latihan berjalan aman dan lancar, serta akan menjadi titik penting dalam membangun mutual trust building antara kedua pihak, “terang Kolonel Laut (P) Sumarji Bimoaji, Komandan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 selaku Komandan Satgas New Horizon 2021 usai latihan. Selanjutnya Kolonel Sumarji menambahkan penekanan Pangkoarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H.,M.A.P, M.Tr.(Han)., sebagai Penyelenggara Latihan, agar seluruh peserta Latma untuk mengutamakan keselamatan personel dan keamanan dari bahaya navigasi selama latihan berlangsung. “Tidak kalah penting adalah gunakan kesempatan baik ini untuk mempererat komunikasi dan bertukar pikiran juga pengetahuan, dan meningkatkan hubungan kerjasama, interoperability dan pemahaman antara personel TNI AL dan RAN yang selaras dengan program prioritas Kasal Laksamana TNI Yudo Margono,” pungkas Kolonel Sumarji. Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.Jakarta, 2 November 2021,– Unsur-unsur kapal perang TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan Royal Australian Navy (RAN) dengan perhitungan yang tepat dan akurat, sukses menjajal lima formasi manuver yang dilakukan di perairan Laut Jawa dan menghancurkan sasaran Tomato Killer pada hari ke-2 Tahap Manuver Lapangan (Manlap) Latihan Bersama (Latma) New Horizon 2021, Senin (1/11).

Formasi manuver merupakan latihan serial Photoex dalam Manlap New Horison, dimana unsur-unsur TNI AL dan RAN yang terlibat melaksanakan serangkaian formasi manuver di laut. Latihan berlanjut dengan kegiatan Replenishment At Sea (RAS) atau pembekalan yakni metode mentransfer bahan bakar, amunisi, dan barang lainnya dari satu kapal ke kapal lain saat posisi sedang berlayar, serta dilanjutkan dengan serial Gunex (Gun Exercise) yakni penembakan meriam yang menggunakan Tomato Killer sebagai sasaran.

Pada Latma New Horison 2021 kali ini, TNI AL mengerahkan dua kapal perang yakni KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dan KRI Malahayati-362 serta sebuah Heli Panther. Sementara pihak RAN mengirimkan kapal HMAS Anzac F-150 dan sebuah Heli MH-60R. Sedangkan materi latihan dititikberatkan pada pengembangan latihan peperangan anti kapal permukaan/Anti-Surface Warfare (ASuW), meliputi fase latihan pangkalan (Harbour Phase) di Gedung Pusat Latihan Kapal Perang (Puslatkaprang) Komando Latihan Koarmada II yang sudah dilaksanakan sebelumnya pada tanggal 29 – 30 Oktober 2021.

Sukses melakukan Formasi Manuver dan latihan RAS, ketiga unsur New Horizon 2021 langsung melaksanakan Serial Gunex dengan Formasi Oscar. Urutan pertama HMAS Anzac F-150 melepaskan tembakan meriam utama dengan sasaran tomato killer, disusul urutan kedua tembakan meriam 76 KRI I Gusti Ngurah Rai-332.

Setelah itu serial latihan berlanjut ke Surface Exercise (Surfex). Dalam serial ini KRI I Gusti Ngurah Rai-332 berperan sebagai Commander Surface Action Group (SAG), yang berhasil menetralisir tembakan musuh (Killer Tomato) secara terkoordinasi sesuai dengan Engagement Order yang diberikan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 selaku SAG Commander.

“Penembakan kali ini dilaksanakan secara bersama-sama dan dengan zig-zag manuver, dimana HMAS Anzac dengan kaliber 127 mm, KRI MLH dengan kaliber 120 mm dan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dengan kaliber 76mm. Latihan berjalan aman dan lancar, serta akan menjadi titik penting dalam membangun mutual trust building antara kedua pihak, “terang Kolonel Laut (P) Sumarji Bimoaji, Komandan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 selaku Komandan Satgas New Horizon 2021 usai latihan.

Selanjutnya Kolonel Sumarji menambahkan penekanan Pangkoarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H.,M.A.P, M.Tr.(Han)., sebagai Penyelenggara Latihan, agar seluruh peserta Latma untuk mengutamakan keselamatan personel dan keamanan dari bahaya navigasi selama latihan berlangsung.

“Tidak kalah penting adalah gunakan kesempatan baik ini untuk mempererat komunikasi dan bertukar pikiran juga pengetahuan, dan meningkatkan hubungan kerjasama, interoperability dan pemahaman antara personel TNI AL dan RAN yang selaras dengan program prioritas Kasal Laksamana TNI Yudo Margono,” pungkas Kolonel Sumarji.

Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized