Connect with us

Uncategorized

Bangun Semangat Kewirausahaan, ITL Trisakti Gelar Webinar Innovation and Startup Talk

Bangun Semangat Kewirausahaan, ITL Trisakti Gelar Webinar Innovation and Startup Talk Bagi kalangan dunia entrepreneur, kata Startup adalah sesuatu yang sangat familiar, dimana Startup, hal yang pertama di dalam pikiran kita adalah Gojek, Bukalapak, Tokopedia, Traveloka dan lain sebagainya, karena nama-nama tersebut merupakan salah satu pemain startup di Indonesia yang sudah go internasional, dan saat ini, bagi kalangan digital di Indonesia kata Startup adalah sesuatu bisnis yang baru saja berdiri dan berkembang dengan didukung oleh layanan digital, dan masih butuh banyak pendanaan untuk beroperasi dengan kelompok kerja yang minimalis. Di Indonesia sendiri saat ini sudah banyak bermunculan entrepreneur muda menciptakan bisnis startup yang memiliki inovasi dan kreatifitas tanpa batas. Untuk itulah dalam membekali Mahasiswa Institut Transportasi dan Logistik Trisakti (ITL Trisakti) Rabu 24 November 2021, ITL Trisakti menggelar Webinar Startup, dengan tema “Innovation and Startup Talk”, acara yang digelar secara online tersebut menampilkan pembicara Pengusaha Muda yang sukses dalam membangun usaha startup. Dr. Suharto Abdul Majid, Dosen Tetap, kepala Pembinaan Kemahasiswaan ITL Trisakti, penulis 6 buku Bidang Transportasi, selaku Moderator Webinar 668 peserta diantaranya adalah Mahasiswa ITL Trisakti agar memiliki semangat membangun usaha star up, untuk itu hari ini kita hadirkan mereka yang berpengalaman, peluang ada di depan kita, mari berfikir kreatif dengan ide dan gagasan hingga muncul usaha mandiri, karena Startup tidak mesti sendirian, tetapi bisa dilakukan bersama-sama, ajaknya. Pembicara Webinar, Aries Setyarto,S.Sos, MAP, dalam mengembangkan Pusat Inkubator Bisnis di ITL Trisakti, diakuinya berdiri dengan modal kecil, dalam merebut peluang usaha, yang pertama adalah mengetahui peluang pasar, kita tau bonus Demografi usia pendidik produktif 14 sd 65, jumlahnya 70%, ini kita berada pada fase dimana usia produktif sangat besar. Ditahun 2030 Kedepan kita akan menghadapi, dimana pekerjaan manusia akan diambil alih oleh Robot, tidak akan ada lagi Kasir, untuk itu kita harus siap mengantisipasi dengan lebih kreatif dan inovatif. Dan Dunia Pendidikan juga mengalami pergeseran paradigma kehidupan kampus, kalau dahulu berorientasi pada politik, namun saat ini lebih berorientasi pada startup, mendukung ekonomi, dimana saat ini terdapat 4 Startup besar seperti Toko pedia, Buka Lapak, Tiket.com serta JhijUp, pendirinya juga masih muda, yang saat ini jadi milioner muda, ini diharap mampu memotivasi para mahasiswa. Untuk menjadi Startup harus ulet, jangan mudah putus asa, harus bekerja dengan tulus dan inovatif, harus punya terobosan baru serta bisnis baru, dimana Startup baru harus punya keyakinan agar bisa terus bergulir, bikan pada kesamaan bisnis tetapi Segmentasinya, dan Incubator Bisnis ITL Trisakti juga terus berupaya membangun akses Kewirausahaan dengan jejaring yang lebih luas, ide dan gagasan kita triyel. Kita bersyukur saat ini Pemerintah telah hadir membantu masyarakat di saat pemulihan ekonomi, bantuan terus digulirkan, sehingga diharapkan UMKM bisa terus berkembang, sehingga bisa masuk pada fase kemapanan, dan ITL Trisakti turut menyiapkan ide gagasan UMKM hingga pembiayaannya, yang bisa di kembangkan masyarakat maupun mahasiswa, paparnya. Pembicara ke Dua,Dr Mego Pinandito, Innovation Startup, Badan Riset dan Inovasi Nasional, dalam paparannya tentang kebijakan BRIN, menegaskan bahwa hasil Riset akan memperoleh bantuan-bantuan, Royalti, bahkan hingga pengurangan pajak, dan dana hibah riset juga telah disiapkan, untuk memperkuat SDM Riset, siapapun boleh mengikuti bagi yang ingin bergabung di Riset dan Inovasi. Dalam memperkuat Riset dan Inovasi itu sendiri. Dan kita juga mengajak perguruan tinggi, baik mahasiswa maupun dosen, dalam melakukan riset dengan tawaran-tarawan asal mau berkolaborasi, termasuk startup kita siapkan dalam beragam fasilitas, tinggal pilih mana yang cocok, kita BRIN juga menggandeng Dunia Industri sebagai pengguna hasil riset, kita ingin menggulirkan suatu ide-ide yang nantinya kita uji, ada 49 produk Riset yang bisa di kerjasamakan, dan kita akan menggandeng industry, contoh Agro Industri juga membutuhkan transportasi serta logistik yang baik, efektif dan evisien, belum lagi teknologi digital, bagaimana teknologi cuaca, Termasuk industry kreatif agar produk Agro yang tidak mudah busuk, sesuai standar yang kita miliki, gimana produk limbahnya, ini wujud perlunya riset dan inovasi bersama-sama, sehingga saat kita ekspor sudah sesuai standar nasional maupun internasioal, papar Dr Mego Panindito. Rektor ITL Trisakti yang diwakili Warek 1, Ibu Yulianti menjelaskan, bahwa Webinar ini diharapkan mampu membekali para mahasiswa agar bisa menjadi startup, dimana ada 5 yang sedang leading di Asia, Market Place, mungkin ada di antara mahasiswa ada yang sudah menjadi resealers, dan di ITL Trisakti, sudah ada ecommerce, Cargo, traking, serta unit usaha yang berhubungan dengan logistik, dimana usaha tersebut akan berkembang terus seiring dengan kemajuan teknologi digital. Melalui Webinar Startup Innovation and Startup Talk ini juga dapat membantu UMKM dalam membantu modal kerja, jadi saat ini memenag yang dibidik pemerintah adalah UMKM kecil, ecommerce yang terus berkembang, sehingga pembicara agar bisa membantu mahasiswa dan dosen untuk melakukan usaha mandiri, sehingga nantinya juga bisa membantu temen di sekitar kita, semoga inovasi bisa menjadi inspirasi bagi mahasiwa yang akan lulus maupun yang masih kuliah, karena Startup tidak perlu gudang, hanya main di medsos, cukup masuk di blok chip bisa jualan, mudah-mudahan bisa berhasil, mulailah dari sekarang, pintanya. (Nrl)Bagi kalangan dunia entrepreneur, kata Startup adalah sesuatu yang sangat familiar, dimana Startup, hal yang pertama di dalam pikiran kita adalah Gojek, Bukalapak, Tokopedia, Traveloka dan lain sebagainya, karena nama-nama tersebut merupakan salah satu pemain startup di Indonesia yang sudah go internasional, dan saat ini, bagi kalangan digital di Indonesia kata Startup adalah sesuatu bisnis yang baru saja berdiri dan berkembang dengan didukung oleh layanan digital, dan masih butuh banyak pendanaan untuk beroperasi dengan kelompok kerja yang minimalis. Di Indonesia sendiri saat ini sudah banyak bermunculan entrepreneur muda menciptakan bisnis startup yang memiliki inovasi dan kreatifitas tanpa batas. Untuk itulah dalam membekali Mahasiswa Institut Transportasi dan Logistik Trisakti (ITL Trisakti) Rabu 24 November 2021, ITL Trisakti menggelar Webinar Startup, dengan tema “Innovation and Startup Talk”, acara yang digelar secara online tersebut menampilkan pembicara Pengusaha Muda yang sukses dalam membangun usaha startup.

Dr. Suharto Abdul Majid, Dosen Tetap, kepala Pembinaan Kemahasiswaan ITL Trisakti, penulis 6 buku Bidang Transportasi, selaku Moderator Webinar 668 peserta diantaranya adalah Mahasiswa ITL Trisakti agar memiliki semangat membangun usaha star up, untuk itu hari ini kita hadirkan mereka yang berpengalaman, peluang ada di depan kita, mari berfikir kreatif dengan ide dan gagasan hingga muncul usaha mandiri, karena Startup tidak mesti sendirian, tetapi bisa dilakukan bersama-sama, ajaknya.

Pembicara Webinar, Aries Setyarto,S.Sos, MAP, dalam mengembangkan Pusat Inkubator Bisnis di ITL Trisakti, diakuinya berdiri dengan modal kecil, dalam merebut peluang usaha, yang pertama adalah mengetahui peluang pasar, kita tau bonus Demografi usia pendidik produktif 14 sd 65, jumlahnya 70%, ini kita berada pada fase dimana usia produktif sangat besar. Ditahun 2030 Kedepan kita akan menghadapi, dimana pekerjaan manusia akan diambil alih oleh Robot, tidak akan ada lagi Kasir, untuk itu kita harus siap mengantisipasi dengan lebih kreatif dan inovatif.

Dan Dunia Pendidikan juga mengalami pergeseran paradigma kehidupan kampus, kalau dahulu berorientasi pada politik, namun saat ini lebih berorientasi pada startup, mendukung ekonomi, dimana saat ini terdapat 4 Startup besar seperti Toko pedia, Buka Lapak, Tiket.com serta JhijUp, pendirinya juga masih muda, yang saat ini jadi milioner muda, ini diharap mampu memotivasi para mahasiswa.

Untuk menjadi Startup harus ulet, jangan mudah putus asa, harus bekerja dengan tulus dan inovatif, harus punya terobosan baru serta bisnis baru, dimana Startup baru harus punya keyakinan agar bisa terus bergulir, bikan pada kesamaan bisnis tetapi Segmentasinya, dan Incubator Bisnis ITL Trisakti juga terus berupaya membangun akses Kewirausahaan dengan jejaring yang lebih luas, ide dan gagasan kita triyel.

Kita bersyukur saat ini Pemerintah telah hadir membantu masyarakat di saat pemulihan ekonomi, bantuan terus digulirkan, sehingga diharapkan UMKM bisa terus berkembang, sehingga bisa masuk pada fase kemapanan, dan ITL Trisakti turut menyiapkan ide gagasan UMKM hingga pembiayaannya, yang bisa di kembangkan masyarakat maupun mahasiswa, paparnya.

Pembicara ke Dua,Dr Mego Pinandito, Innovation Startup, Badan Riset dan Inovasi Nasional, dalam paparannya tentang kebijakan BRIN, menegaskan bahwa hasil Riset akan memperoleh bantuan-bantuan, Royalti, bahkan hingga pengurangan pajak, dan dana hibah riset juga telah disiapkan, untuk memperkuat SDM Riset, siapapun boleh mengikuti bagi yang ingin bergabung di Riset dan Inovasi. Dalam memperkuat Riset dan Inovasi itu sendiri.

Dan kita juga mengajak perguruan tinggi, baik mahasiswa maupun dosen, dalam melakukan riset dengan tawaran-tarawan asal mau berkolaborasi, termasuk startup kita siapkan dalam beragam fasilitas, tinggal pilih mana yang cocok, kita BRIN juga menggandeng Dunia Industri sebagai pengguna hasil riset, kita ingin menggulirkan suatu ide-ide yang nantinya kita uji, ada 49 produk Riset yang bisa di kerjasamakan, dan kita akan menggandeng industry, contoh Agro Industri juga membutuhkan transportasi serta logistik yang baik, efektif dan evisien, belum lagi teknologi digital, bagaimana teknologi cuaca, Termasuk industry kreatif agar produk Agro yang tidak mudah busuk, sesuai standar yang kita miliki, gimana produk limbahnya, ini wujud perlunya riset dan inovasi bersama-sama, sehingga saat kita ekspor sudah sesuai standar nasional maupun internasioal, papar Dr Mego Panindito.

Rektor ITL Trisakti yang diwakili Warek 1, Ibu Yulianti menjelaskan, bahwa Webinar ini diharapkan mampu membekali para mahasiswa agar bisa menjadi startup, dimana ada 5 yang sedang leading di Asia, Market Place, mungkin ada di antara mahasiswa ada yang sudah menjadi resealers, dan di ITL Trisakti, sudah ada ecommerce, Cargo, traking, serta unit usaha yang berhubungan dengan logistik, dimana usaha tersebut akan berkembang terus seiring dengan kemajuan teknologi digital.

Melalui Webinar Startup Innovation and Startup Talk ini juga dapat membantu UMKM dalam membantu modal kerja, jadi saat ini memenag yang dibidik pemerintah adalah UMKM kecil, ecommerce yang terus berkembang, sehingga pembicara agar bisa membantu mahasiswa dan dosen untuk melakukan usaha mandiri, sehingga nantinya juga bisa membantu temen di sekitar kita, semoga inovasi bisa menjadi inspirasi bagi mahasiwa yang akan lulus maupun yang masih kuliah, karena Startup tidak perlu gudang, hanya main di medsos, cukup masuk di blok chip bisa jualan, mudah-mudahan bisa berhasil, mulailah dari sekarang, pintanya. (Nrl)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized