Connect with us

Uncategorized

KEPOLISIAN RESORT METRO JAKARTA TIMUR UNGKAP PEREDARAN NARKOBA DI 2 LOKASI

KEPOLISIAN RESORT METRO JAKARTA TIMUR UNGKAP PEREDARAN NARKOBA DI 2 LOKASI Operasi Nila Jaya 2021 yang digelar jajaran Kepolisian Resort Metro Jakarta Timur berhasil mengungkap peredaran narkoba di dua lokasi yang berbeda, yaitu di wilayah Matraman dan Cakung Jakarta Timur. Pada acara jumpa pers yang digelar Senin 8 November 2021 Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan didampingi Kasat Resnarkoba AKBP Aris Timang menegaskan, bahwa pada hari Minggu tanggal 31 Oktober 2021 Sat Narkoba Polres Jaktim mendapatkan informasi dari masyarakat yang tidak bersedia disebutkan identitasnya memberitahukan bahwa di Jl. Tanah Garapan Kel. Pulogebang Kec. Cakung Jakarta Timur sering dijadikan sebagai tempat transaksi narkotika jenis sabu, kemudian anggota yang dipimpin oleh Kanit Idik 3 IPTU ZULKASMAN dan Kasubnit 2 IPTU BERNADECTUS MEGA, S.H beserta anggota Subnit 2 Unit Idik 3 melakukan pemantauan terhadap orang yang dimaksud. Selanjutnya pada Hari Selasa tanggal 02 Nopember 2021 sekitar jam 17.30 WIB anggota melakukan penangkapan terhadap sdr DBL alias LIMBONG as BIRONG kemudian dilanjutkan dengan penggeledahan terhadap badan/pakaian sdr DBL alias LIMBONG als BIRONG dan ditemukan barang bukti berupa : 1 (satu) bungkus plastik klip isi sabu dan 6 (enam) bungkus plastik Klip berisi sabu berat brutto 2,11 gram dimasukan ke dalam bungkus rokok Djarum Super, 1 (satu) buah timbangan digital warna hitam dan 1 (satu) unit handphone merk Nokia. Dari hasil Pemeriksaan terhadap Sdr DBL alias LIMBONG als BIRONG mengakui bahwa sabu tersebut adalah miliknya yang didapatkan dari sdri CECE (DPO). Awalnya sabu tersebut di dapat dari sdri CECE (DPO) sebanyak 20 (dua puluh) gram dengan system laku bayar, namun sebagian sudah laku terjual, dan sabu yang ditemukan petugas merupakan sisa sabu yang belum laku terjual. Dari hasil Pemeriksaan sdr DBL alias LIMBONG als BIRONG mengaku sudah 4 kali mendapatkan sabu dari sdri CECE (DPO) dengan cara sdr DBL alias LIMBONG als BIRONG dihubungi oleh sdri CECE (DPO) dengan menggunakan. privat number lalu diarahkan mengambil di tempat yang diperintahkan oleh sdri CECE (DPO). Menurut keterangan sdr DBL alias LIMBONG als BIRONG saat ini sdri CECE (DPO) sedang menjalani hukuman di dalam Rutan, namun sdr DL alias LIMBONG als BIRONG tidak mengetahui di Rutan mana. Selanjutnya tersangka berikut barang bukti di bawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan jajaran kepolisian Polres Jaktim saat ini terus mengembangkan kasus narkoba tersebut. Kombes Pol Erwin Kurniawan juga menambahkam, bahwa Pengungkapan kasus peredaran narkoba yang kedua terjadi dari pengembangan peredaran narkoba di kecamatan Matraman Jakarta Timur, yang terjadi di kelurahan Kebon Manggis. Dimana terindikasi pengedar adalah AS alias Lele. ( 38 Tahun), dan berdomisili di Kali Pasir Kel. Kebon Sirih Kec. Menteng Jakarta Pusat. Penangkapan berawal pada Senin tanggal 01 Nopember 2021, Anggota Subnit 1 unit 2 Sat Narkoba Polres Jaktim mendapatkan informasi dari masyarakat yang tidak. bersedia disebutkan identitasnya memberitahukan bahwa di Kel. Kebon Manggis Kec. Matraman Jakarta Timur sering dijadikan sebagai tempat transaksi narkotika jenis sabu, kemudian anggota yang dipimpin oleh Kanit Idik 2 IPTU SAHAT PARULIAN, SH dan Kasubnit 1 IPDA BAMBANG YULIANTO beserta anggota Subnit 1 Unit Idik 2 melakukan pemantauan terhadap orang yang dimaksud. Selanjutnya pada Hari Kamis tanggal 04 Nopember 2021 sekitar jam 01.30 WIB. tim kembali mendapatkan informasi bahwa sdr AS alias LELE sedang berada di rumahnya yang beralamat di Jl Kali Pasir Kel. Kebon Sirih Kec. Menteng Jakarta Pusat, kemudian anggota menuju ke alamat tersebut dan sampai sekitar jam 02.00 WIB, kemudian anggota langsung masuk ke dalam rumah dan mendapati sdr AS alias LELE sedang tidur, lalu petugas langsung melakukan penangkapan, kemudian petugas melakukan introgasi perihal narkotika jenis sabu miliknya, akhirnya sdr AS alias LELE mengakui bahwa sabu miliknya disimpan di tangga rumah, kemudian sdr AS alias LELE ambil dan serahkan kepada petugas berupa : 70 (tujuh puluh) plastik klip berisi sabu berat brutto 9,99 gram selain itu disita 1 (satu) unit handphone merk Samsung warna gold. Dari hasil Pemeriksaan terhadap Sdr AS alias LELE mengaku bahwa sabu tersebut adalah miliknya yang didapatkan dari sdr BATOK (DPO) Awalnya sabu tersebut di dapat dari sdr BATOK (DPO) sebanyak 20 (dua puluh) gram dengan system laku bayar, namun sebagian sudah laku terjual, dan sabu yang ditemukan petugas merupakan sisa sabu yang belum laku terjual. Dari hasil Pemeriksaan sdr AS alias LELE mengaku sudah 2 kali mendapatkan sabu dari sdr BATOK (DPO) dengan cara sdr AS alias LELE datang ke rumah sdr BATOK (DPO) untuk mengambil sabu. Namun sampai saat ini sdr BATOK (DPO) belum tertangkap dikaranakan setelah sdr AS alias LELE tertangkap sdr BATOK (DPO) kabur dan diketahui keberadaannya. Selanjutnya tersangka berikut barang bukti di bawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka menjual sabu di rumahnya yang beralamat di Jl Kali Pasir Kel. Kebon Sirih Kec. Menteng Jakarta Pusat, dan tersangka juga mengantarkan sabu kepada pemesannya. Dan kini tersangka mendekam di Polres Jakarta Timur untuk mempertanggungjawabkan tindakannya. terhadap pelaku Sesuai dengan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan kemudian kita tetapkan pasal 114 ayat 1 dan 100 ayat 214 ayat 212 ayat 2 dengan ancaman hukuman variatif 5 sampai 20 tahun penjara, tegas Kombes Pol Erwin Kurniawan.Operasi Nila Jaya 2021 yang digelar jajaran Kepolisian Resort Metro Jakarta Timur berhasil mengungkap peredaran narkoba di dua lokasi yang berbeda, yaitu di wilayah Matraman dan Cakung Jakarta Timur.

Pada acara jumpa pers yang digelar Senin 8 November 2021 Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan didampingi Kasat Resnarkoba AKBP Aris Timang menegaskan, bahwa pada hari Minggu tanggal 31 Oktober 2021 Sat Narkoba Polres Jaktim mendapatkan informasi dari masyarakat yang tidak bersedia disebutkan identitasnya memberitahukan bahwa di Jl. Tanah Garapan Kel. Pulogebang Kec. Cakung Jakarta Timur sering dijadikan sebagai tempat transaksi narkotika jenis sabu, kemudian anggota yang dipimpin oleh Kanit Idik 3 IPTU ZULKASMAN dan Kasubnit 2 IPTU BERNADECTUS MEGA, S.H beserta anggota Subnit 2 Unit Idik 3 melakukan pemantauan terhadap orang yang dimaksud.

Selanjutnya pada Hari Selasa tanggal 02 Nopember 2021 sekitar jam 17.30 WIB anggota melakukan penangkapan terhadap sdr DBL alias LIMBONG as BIRONG kemudian dilanjutkan dengan penggeledahan terhadap badan/pakaian sdr DBL alias LIMBONG als BIRONG dan ditemukan barang bukti berupa : 1 (satu) bungkus plastik klip isi sabu dan 6 (enam) bungkus plastik Klip berisi sabu berat brutto 2,11 gram dimasukan ke dalam bungkus rokok Djarum Super, 1 (satu) buah timbangan digital warna hitam dan 1 (satu) unit handphone merk Nokia.

Dari hasil Pemeriksaan terhadap Sdr DBL alias LIMBONG als BIRONG mengakui bahwa sabu tersebut adalah miliknya yang didapatkan dari sdri CECE (DPO).

Awalnya sabu tersebut di dapat dari sdri CECE (DPO) sebanyak 20 (dua puluh) gram dengan system laku bayar, namun sebagian sudah laku terjual, dan sabu yang ditemukan petugas merupakan sisa sabu yang belum laku terjual.

Dari hasil Pemeriksaan sdr DBL alias LIMBONG als BIRONG mengaku sudah 4 kali mendapatkan sabu dari sdri CECE (DPO) dengan cara sdr DBL alias LIMBONG als BIRONG dihubungi oleh sdri CECE (DPO) dengan menggunakan. privat number lalu diarahkan mengambil di tempat yang diperintahkan oleh sdri CECE (DPO).

Menurut keterangan sdr DBL alias LIMBONG als BIRONG saat ini sdri CECE (DPO) sedang menjalani hukuman di dalam Rutan, namun sdr DL alias LIMBONG als BIRONG tidak mengetahui di Rutan mana.

Selanjutnya tersangka berikut barang bukti di bawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan jajaran kepolisian Polres Jaktim saat ini terus mengembangkan kasus narkoba tersebut.

Kombes Pol Erwin Kurniawan juga menambahkam, bahwa Pengungkapan kasus peredaran narkoba yang kedua terjadi dari pengembangan peredaran narkoba di kecamatan Matraman Jakarta Timur, yang terjadi di kelurahan Kebon Manggis. Dimana terindikasi pengedar adalah AS alias Lele. ( 38 Tahun), dan berdomisili di Kali Pasir Kel. Kebon Sirih Kec. Menteng Jakarta Pusat.

Penangkapan berawal pada Senin tanggal 01 Nopember 2021, Anggota Subnit 1 unit 2 Sat Narkoba Polres Jaktim mendapatkan informasi dari masyarakat yang tidak. bersedia disebutkan identitasnya memberitahukan bahwa di Kel. Kebon Manggis Kec. Matraman Jakarta Timur sering dijadikan sebagai tempat transaksi narkotika jenis sabu, kemudian anggota yang dipimpin oleh Kanit Idik 2 IPTU SAHAT PARULIAN, SH dan Kasubnit 1 IPDA BAMBANG YULIANTO beserta anggota Subnit 1 Unit Idik 2 melakukan pemantauan terhadap orang yang dimaksud.

Selanjutnya pada Hari Kamis tanggal 04 Nopember 2021 sekitar jam 01.30 WIB. tim kembali mendapatkan informasi bahwa sdr AS alias LELE sedang berada di rumahnya yang beralamat di Jl Kali Pasir Kel. Kebon Sirih Kec. Menteng Jakarta Pusat, kemudian anggota menuju ke alamat tersebut dan sampai sekitar jam 02.00 WIB, kemudian anggota langsung masuk ke dalam rumah dan mendapati sdr AS alias LELE sedang tidur, lalu petugas langsung melakukan penangkapan, kemudian petugas melakukan introgasi perihal narkotika jenis sabu miliknya, akhirnya sdr AS alias LELE mengakui bahwa sabu miliknya disimpan di tangga rumah, kemudian sdr AS alias LELE ambil dan serahkan kepada petugas berupa : 70 (tujuh puluh) plastik klip berisi sabu berat brutto 9,99 gram selain itu disita 1 (satu) unit handphone merk Samsung warna gold.

Dari hasil Pemeriksaan terhadap Sdr AS alias LELE mengaku bahwa sabu tersebut adalah miliknya yang didapatkan dari sdr BATOK (DPO)

Awalnya sabu tersebut di dapat dari sdr BATOK (DPO) sebanyak 20 (dua puluh) gram dengan system laku bayar, namun sebagian sudah laku terjual, dan sabu yang ditemukan petugas merupakan sisa sabu yang belum laku terjual. Dari hasil Pemeriksaan sdr AS alias LELE mengaku sudah 2 kali mendapatkan sabu dari sdr BATOK (DPO) dengan cara sdr AS alias LELE datang ke rumah sdr BATOK (DPO) untuk mengambil sabu. Namun sampai saat ini sdr BATOK (DPO) belum tertangkap dikaranakan setelah sdr AS alias LELE tertangkap sdr BATOK (DPO) kabur dan diketahui keberadaannya.

Selanjutnya tersangka berikut barang bukti di bawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tersangka menjual sabu di rumahnya yang beralamat di Jl Kali Pasir Kel. Kebon Sirih Kec. Menteng Jakarta Pusat, dan tersangka juga mengantarkan sabu kepada pemesannya. Dan kini tersangka mendekam di Polres Jakarta Timur untuk mempertanggungjawabkan tindakannya.

terhadap pelaku Sesuai dengan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan kemudian kita tetapkan pasal 114 ayat 1 dan 100 ayat 214 ayat 212 ayat 2 dengan ancaman hukuman variatif 5 sampai 20 tahun penjara, tegas Kombes Pol Erwin Kurniawan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized