Connect with us

Nasional

Pansus Aset Ingin Mendorong Optimalisasi Pengelolaan Aset.

 

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta secara resmi telah membentuk panitia khusus (pansus) aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Kebun Sirih Jakarta Pusat, Senin (1/8).

Dr.Ir H.Rasyidi H.Y.,, M.M., C.P.A., M.A.Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta mengatakan
Pansus Aset dibentuk diprakarsai oleh komisi C, karena Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) sebagai pengelola aset adalah mitra komisi C.
Menurutnya BPAD sebagai pengelola aset belum memberikan kontribusi yang optimal

” Pada setiap pertemuan dengan DPRD, Badan aset tidak pernah memberikan kontribusi yang besar. Kalaupun itu ada selalu tidak sebanding dengan jumlah aset milik Pemprov DKI yang nilainya mencapai 716 Triliun.” kata Rasyidi kepada Warta Nusantara usai menghadiri Paripurna.

” Sementara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK ) di
dalam setiap memberikan penilaian predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selalu ditinjau dari segi aset. Padahal pengelolaan aset kita belum begitu bagus. Sehingga itu menimbulkan pertamyaan oleh kita.
ujarnya melanjutkan.

” Apakah keberadaan dan tupoksi BPAD ini perlu kita tinjau agar sistem pengelolaan aset kita bisa ditingkatkan untuk lebih baik. Sehingga hasilnya bisa menjadi bagian dari sumber Penghasilan Asli Daerah ( PAD ) kita, imbuhnya.

Politisi PDI.Perjuangan ini juga menegaskan,
Dengan adanya Pansus Aset kita juga ingin memperjelas yang mana saja sebenarnya aset milik Pemprov, mana saja yang sudah di sertifikat kan dan yang belum.

Dia juga menyinggung, tentang aset yang berupa fasos dan fasum dari kewajiban para pengembang, yang mana saja yang sudah diserahkan dan mana yang belum.

” Pansus Aset ingin melihat bagaimana Sistim pengelolaan aset mulai dari perencanaannya, pengelolaannya serta pengawasannya. Apakah seluruh aset milik Pemprov itu sudah aman.” pungkasnya. ( us)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Nasional