Connect with us

Uncategorized

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menolak permohonan izin penggunaan kawasan Monumen Nasional (Monas) untuk kegiatan Reuni Akbar Persatuan Alumni 212 (PA 212).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menolak permohonan izin penggunaan kawasan Monumen Nasional (Monas) untuk kegiatan Reuni Akbar Persatuan Alumni 212 (PA 212). Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas, Muhammad Isa Sarnuri mengatakan, alasannya karena Monas masih ditutup sejak 14 Maret 2020 lalu. Sejak 14 Maret 2020 Monas ditutup untuk umum dan tidak ada kegiatan publik apapun yang dilangsungkan di kawasan Monas,” tulis Isa dalam Surat Jawaban untuk PA 212. Penutupan kawasan Monas tersebut dilakukan demi meminimalisir penularan Covid-19. Hal ini pun disebutnya sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang meminta jajarannya untuk meminimalisir kegiatan pengumpulkan massa. “Memperhatikan hal itu, maka permohonan izin penggunaan Monas tidak bisa dipenuhi,” jelasnya. Senada dengan Pemprov DKI Jakarta, pihak kepolisian juga tak akan mengeluarkan izin untuk kegiatan Reuni PA 212 di Monas. Pandemi covid 19 semakin hari semakin landai khususnya di provinsi Dki Jakarta, yang kami harapkan pada covid 19 segera berakhir Namun demikian kita tetap harus waspada dan berjaga-jaga atau protokol kesehatan patuhi aturan pemerinyah atau aturan yang di atur oleh pemerintah agar kita terselamatkan dari covid-19 Oleh karena itu bersama-sama saya mengajak kepada para DKM masjid dan mushola khususnya di Provinsi DKI Jakarta agar kita tidak berkerumun yang kemudian menimbulkan klaster-klaster baru. Harapan dan doa kita semua keselamatan bangsa dan negara kita keselamatan seluruh rakyat Indonesia khususnya di Jakarta agar tidak terkena wabah covid 19. Ujar Ketua Pimpinan Wilayah Provinsi DKI Jakarta KH. Ma’mun Al-Ayyubi. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) juga justru merasa keberatan dengan rencana reuni tersebut. Ariza meminta agar PA 212 memikirkan lagi rencana mereka untuk menggelar reuni 212. Hal ini disebabkan sekarang ini Jakarta masih dalam kondisi pandemi, sehingga kegiatan itu ditakuti dapat memicu ledakan corona yang sekarang ini sudah perlahan berhasil dikendalikan pemerintah. “Nanti kita akan lihat ya. Sejauh ini kami minta, karena ini masa pandemi tentu harapan kita semua kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan dan berpotensi penyebaran kita harap dipikirkan kembali, dipertimbangkan kembali sampai Jakarta betul-betul aman,” kata Ariza pada Jumat (15/10/2021).Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas, Muhammad Isa Sarnuri mengatakan, alasannya karena Monas masih ditutup sejak 14 Maret 2020 lalu.

Sejak 14 Maret 2020 Monas ditutup untuk umum dan tidak ada kegiatan publik apapun yang dilangsungkan di kawasan Monas,” tulis Isa dalam Surat Jawaban untuk PA 212. Penutupan kawasan Monas tersebut dilakukan demi meminimalisir penularan Covid-19.

Hal ini pun disebutnya sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang meminta jajarannya untuk meminimalisir kegiatan pengumpulkan massa.

“Memperhatikan hal itu, maka permohonan izin penggunaan Monas tidak bisa dipenuhi,” jelasnya. Senada dengan Pemprov DKI Jakarta, pihak kepolisian juga tak akan mengeluarkan izin untuk kegiatan Reuni PA 212 di Monas.

Pandemi covid 19 semakin hari semakin landai khususnya di provinsi Dki Jakarta, yang kami harapkan pada covid 19 segera berakhir Namun demikian kita tetap harus waspada dan berjaga-jaga atau protokol kesehatan patuhi aturan pemerinyah atau aturan yang di atur oleh pemerintah agar kita terselamatkan dari covid-19 Oleh karena itu bersama-sama saya mengajak kepada para DKM masjid dan mushola khususnya di Provinsi DKI Jakarta agar kita tidak berkerumun yang kemudian menimbulkan klaster-klaster baru. Harapan dan doa kita semua keselamatan bangsa dan negara kita keselamatan seluruh rakyat Indonesia khususnya di Jakarta agar tidak terkena wabah covid 19. Ujar Ketua Pimpinan Wilayah Provinsi DKI Jakarta KH. Ma’mun Al-Ayyubi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) juga justru merasa keberatan dengan rencana reuni tersebut. Ariza meminta agar PA 212 memikirkan lagi rencana mereka untuk menggelar reuni 212. Hal ini disebabkan sekarang ini Jakarta masih dalam kondisi pandemi, sehingga kegiatan itu ditakuti dapat memicu ledakan corona yang sekarang ini sudah perlahan berhasil dikendalikan pemerintah.

“Nanti kita akan lihat ya. Sejauh ini kami minta, karena ini masa pandemi tentu harapan kita semua kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan dan berpotensi penyebaran kita harap dipikirkan kembali, dipertimbangkan kembali sampai Jakarta betul-betul aman,” kata Ariza pada Jumat (15/10/2021).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Nasional

BK KELAPA GADING DISKES LANTAMAL III JAKARTA TERUS VAKSIN WARGA Dispen Lantamal3,- Lantamal III Jakarta melalui Balai Kesehatan Kelapa Gading Diskes Lantamal III yang merupakan salah satu vaksinator tetap Lantamal III Jakarta diwilayah Jakarta Utara, dengan terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 kepada Masyarakat umum, Keluarga Besar TNI AL dan Militer,Kamis (12/05/2022). Lantamal III mempermudah pelayanan vaksinasi covid-19 khususnya yang berada di daerah kelapa gading dan sekitarnya. Dengan melayani vaksinasi lanjutan dosis 3 dengan suntik vaksin Astrazeneca dan sinovak berhasil memvaksin 13 orang Kegiatan ini sangat efektif dalam percepatan pemberian vaksin covid-19 sesuai perintah Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono agar seluruh Jajaran TNI AL melaksanakan serta mendukung program pemerintah dalam vaksinasi nasional guna membentuk Herd Immunity di masyarakat Indonesia dengan memberikan vaksin yang berkualitas secara gratis, aman dan halal dan aman. Komandan Lantamal III Jakarta Brigjen TNI (Mar) Umar Farouq, S.A.P.M.Tr. Opsla., CHRMP. mengatakan,” Kita sebagai salah satu unsur pelayanan di masyarakat, tidak akan berhenti disini saja dalam mendukung program pemerintah yang sangat positip ini, namun Lantamal III dan Jajarannya akan terus mengupayakan pelayanan-pelayanan vaksin gratis, aman dan halal diberbagai wilayah kerjanya dengan membuka gerai vaksin siaga yang berkualitas dan aman guna mengentaskas pemberian vaksin covid-19 yang bermutu,” ungkapnya.

More in Uncategorized