Connect with us

Uncategorized

Tiba di Sumatera, Satgasrat Brigif Raider 13 Kostrad dan Perkuatannya Siap Latihan Tempur Jakarta.

Jakarta, 4 November 2021 Nomor : SP-24/XI/2021/Pen Tiba di Sumatera, Satgasrat Brigif Raider 13 Kostrad dan Perkuatannya Siap Latihan Tempur Jakarta. Sebanyak 2.953 orang Prajurit dipimpin Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) Raider-13/1/Kostrad Kolonel Inf Herry Purwanto, S. Sos, dari berbagai kecabangan beserta Alutsista dan peralatan tempurnya menggunakan Kapal Portlink III mendarat di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Rabu (3/11/2021) Selanjutnya pelaku Latihan Ancab Brigif Raider 13 Kostrad melaksanakan pergeseran pasukan menuju Lapangan Saburai guna melaksanakan upacara penerimaan pelaku oleh Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Dankodiklat TNI-AD) Letjen TNI A. M. Putranto, S. Sos selaku Komandan Latihan Antar Kecabangan TNI AD yang merupakan Latihan Puncak Matra Darat yang dikenal dengan KARTIKA YUDHA 2021. Di hadapan ribuan Prajurit, Dankodiklatad menegaskan bahwa tugas pokok Prajurit adalah bertempur dan di masa damai tugasnya adalah belajar dan berlatih. Latihan merupakan pembinaan satuan guna mendukung tugas pokok, dan sangat diperlukan oleh setiap Prajurit untuk meningkatkan profesionalisme. “Hanya Prajurit yang dilatih dan terlatih dengan baik yang mampu melaksanakan tugas dengan maksimal,” ujar Letjen TNI A. M. Putranto, S. Sos. “Latihan Ancab ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tempur mulai dari tingkat perorangan sampai dengan Brigade Tim Pertempuran (BTP) melalui latihan Ancab ini. Diharapkan tercipta kerjasama antar kecabangan dalam dukungan pelaksanaan operasi serangan guna menerapkan teknik dan taktik dalam operasi di daerah pertempuran sesungguhnya,” tambah Dankodiklatad. Lebih lanjut, Dankodiklatad mengingatkan kepada penyelenggara dan pelaku latihan tentang pentingnya memperhatikan faktor keamanan, baik personel maupun materiil sehingga tidak ada kecelakaan maupun kerugian selama pelaksanaan latihan. “Kepada pelatih dan pendukung, berikan penilaian obyektif sebagai bahan evaluasi ke depan, bekerja dengan hati, bersikap profesional dan juga selalu bersyukur,” pesan Dankodiklatad. Diakhir upacara, Dankodiklatad berharap para Prajurit dapat melaksanakan latihan ini dengan baik, dengan meningkatkan kualitas latihan dan melaksanakan taktik dan tehnik kemiliteran. (Penkostrad). Autentikasi Kapen Kostrad, Kolonel Inf Haryantana, S.H.Nomor : SP-24/XI/2021/Pen

Tiba di Sumatera, Satgasrat Brigif Raider 13 Kostrad dan Perkuatannya Siap Latihan Tempur

Jakarta. Sebanyak 2.953 orang Prajurit dipimpin Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) Raider-13/1/Kostrad Kolonel Inf Herry Purwanto, S. Sos, dari berbagai kecabangan beserta Alutsista dan peralatan tempurnya menggunakan Kapal Portlink III mendarat di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Rabu (3/11/2021)

Selanjutnya pelaku Latihan Ancab Brigif Raider 13 Kostrad melaksanakan pergeseran pasukan menuju Lapangan Saburai guna melaksanakan upacara penerimaan pelaku oleh Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Dankodiklat TNI-AD) Letjen TNI A. M. Putranto, S. Sos selaku Komandan Latihan Antar Kecabangan TNI AD yang merupakan Latihan Puncak Matra Darat yang dikenal dengan KARTIKA YUDHA 2021.

Di hadapan ribuan Prajurit, Dankodiklatad menegaskan bahwa tugas pokok Prajurit adalah bertempur dan di masa damai tugasnya adalah belajar dan berlatih. Latihan merupakan pembinaan satuan guna mendukung tugas pokok, dan sangat diperlukan oleh setiap Prajurit untuk meningkatkan profesionalisme.

“Hanya Prajurit yang dilatih dan terlatih dengan baik yang mampu melaksanakan tugas dengan maksimal,” ujar Letjen TNI A. M. Putranto, S. Sos.

“Latihan Ancab ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tempur mulai dari tingkat perorangan sampai dengan Brigade Tim Pertempuran (BTP) melalui latihan Ancab ini. Diharapkan tercipta kerjasama antar kecabangan dalam dukungan pelaksanaan operasi serangan guna menerapkan teknik dan taktik dalam operasi di daerah pertempuran sesungguhnya,” tambah Dankodiklatad.

Lebih lanjut, Dankodiklatad mengingatkan kepada penyelenggara dan pelaku latihan tentang pentingnya memperhatikan faktor keamanan, baik personel maupun materiil sehingga tidak ada kecelakaan maupun kerugian selama pelaksanaan latihan.

“Kepada pelatih dan pendukung, berikan penilaian obyektif sebagai bahan evaluasi ke depan, bekerja dengan hati, bersikap profesional dan juga selalu bersyukur,” pesan Dankodiklatad.

Diakhir upacara, Dankodiklatad berharap para Prajurit dapat melaksanakan latihan ini dengan baik, dengan meningkatkan kualitas latihan dan melaksanakan taktik dan tehnik kemiliteran. (Penkostrad).

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Haryantana, S.H.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized