Jakarta – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus digencarkan jajaran Polsek Kramat Jati, Jakarta Timur, melalui kegiatan Operasi Kepolisian Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dan patroli cipta kondisi pada Rabu dini hari (20/5/2026).
Patroli yang dimulai pukul 00.30 WIB tersebut dilaksanakan secara mobile dengan menyisir sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Kramat Jati yang dipimpin Panit Reskrim IPTU Sarbadianto.
Delapan personel diterjunkan untuk melakukan patroli preventif guna mengantisipasi potensi tawuran remaja, aksi geng motor, balap liar, hingga tindak kriminalitas jalanan yang kerap meresahkan masyarakat pada jam-jam rawan.
Rute patroli dimulai dari Mapolsek Kramat Jati menuju Jalan Raya Inpres, Jalan H. Ali, Jalan Albariyah, Jalan Batu Ampar, Jalan Raya Condet, Jalan Raya Dewi Sartika, Jalan Raya Bogor, Jalan H. Bokir Bin Jiung, dan kembali ke Mapolsek Kramat Jati.
Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan situasi di lokasi-lokasi yang dianggap rawan serta memberikan imbauan kepada kelompok remaja yang masih berkumpul pada larut malam agar segera kembali ke rumah masing-masing demi mencegah potensi gangguan keamanan.
Kapolsek Kramat Jati, P. H. Siahaan, menegaskan bahwa patroli cipta kondisi merupakan langkah preventif kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menekan angka kriminalitas dan tawuran remaja.
“Patroli ini kami lakukan secara rutin sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan wilayah Kramat Jati tetap aman, nyaman, dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan malam hingga dini hari,” ujar Kapolsek.
Ia juga menekankan kepada seluruh personel agar selalu mengedepankan tindakan yang humanis, profesional, terukur, dan sesuai prosedur dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.
Selain itu, Kapolsek mengimbau para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari, agar tidak terlibat tawuran maupun pergaulan yang mengarah pada tindak kriminal.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama menjaga keamanan lingkungan. Orang tua diharapkan lebih peduli terhadap keberadaan anak-anaknya pada malam hari. Bila menemukan potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar cepat ditangani,” tambahnya.