Connect with us

Nasional

1 DEKADE – Indonesia Drum & Perkusi Festival Digelar, Ekki Soekarno Ingin Regenerasi Seni Budaya Musik Indonesia

Pergelaran Akbar Festival Musik Perkusi 1 DEKADE – Indonesia Drum & Perkusi Festival (IDP FEST) 2026. Yang digelar pada tanggal 5 dan 6 September 2026 di Taman Ismail Marzuki Jakarta, mendapat apresiasi luar biasa dari Pemerintah (Kementerian Kebudayaan RI) dan masyarakat pecinta musik Indonesia. 110 Musisi Drummer dan Perkusi, mulai dari usia anak-anak, Remaja hingga dewasa tampil bersama di teater besar Taman Ismail Marzuki Jakarta.

Drummer dan Aktor Indonesia, yang juga Founder sekaligus ketua panitia 1 Dekade IDPFEST 2026, Ekki Soekarno, mengaku bersyukur Indonesia Drum & Perkusi Festival (IDP Fest) bisa digelar mulai tanggal 5 hingga 6 September 2026, di TIM, dan didukung 110 musisi Drummer dan Perkusi, sebagai upaya mengedukasi nilai-nilai tradisi seni budaya khususnya musik, dan kegiatan ini juga untuk menghasilkan generasi penerus Drummer dan Perkusi yang membanggakan dan membentuk jati diri sebagai anak bangsa yang kaya akan seni budaya, Serta mengedukasi dan menghargai nilai-nilai tradisi seni budaya musik yang telah dicanangkan lebih dari satu dekade.

Kegiatan Indonesia Drum dan Perkusi Festival yang ke 10 ini diakuinya juga memanfaatkan teknologi komunikasi, dimana untuk berlatih, peserta yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia, berlatih bersama secara online dengan zoom, sehingga kami hanya mengirimkan mudik dan syairnya saja. IDPFEST ini diharapkan dapat menginspirasi kewibawaan karismatik seni budaya musik Indonesia sebagai pemersatu, dan merepresentasikan identitas moral bangsa, dimana seni budaya yang berkarisma bukan hanya sekedar melakukan sesekali, tetapi harus tetap konsisten dan terus-menerus membentuk nilai-nilai karismatik seni budaya musik Indonesia, tegas Ekki Soekarno.

Kegiatan IDPFEST yang diikuti lintas usia dan lintas daerah di seluruh Indonesia merupakan kompetisi drum anak, drum remaja, kolaborasi drum dan perkusi dan sanggar beraksi, dimana pentas IDPFEST yaitu pagelaran musik dengan komposisi atau aransemen dari dasar ritme perkusi Indonesia dalam berbagai variasi instrumen musik, lantunan suara, gerak tari teatrikal dan lainnya sebagai kreasi edukasi generasi penerus musik, untuk dapat bermain, berkolaborasi dengan alat musik perkusi/non perkusi dari Indonesia juga dari mancanegara, ungkapnya.

“Alhamdulillah apa yang kami impikan, agar IDPFEST diapresiasi banyak orang mulai membuahkan hasil. Ajang kebanggaan kami sebagai drummer bisa berlangsung hingga tahun ke sepuluh di tahun 2026 ini,” ujar Eki sebagai Founder sekaligus ketua panitia IDPFEST.

Sementara dalam sambutannya Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon mengapresiasi Ekki Soekarno yang telah menggelar Indonesia Drum dan Perkusi Festival hingga 10 tahun berturut-turut.

Ini merupakan pencapaian yang luar biasa, semoga ini menjadi Soft Talenta bagi musisi Indonesia kedepan, dimana banyak remaja dan pemuda yang mampu tampil luar biasa, dan Kementerian Kebudayaan siap mendukung, serta siap bekerja sama fasilitasi musik-musik tradisi, Dan ini sesuai amanat konstitusi di mana negara harus hadir untuk memajukan kebudayaan Indonesia di tengah keragaman dunia, dan kami berharap IDP FEST yang ke-11, 12, 13 dan seterusnya bisa berlanjut, sehingga melahirkan talenta-talenta musik ke depan, pinta Fadli Zon.

1 DEKADE IDPFEST

Festival Musik Perkusi tahunan yang berbasis Edukasi, Prestasi dan Informasi seni musik perkusi Indonesia maupun mancanegara, dikemas dalam berbagai kegiatan acara untuk memberi bantuan, menyelenggarakan dan memberikan fasilitas pelatihan, pendidikan serta pengetahuan dan kegiatan di bidang kesenian kebudayaan sebagai kesatuan integral seni budaya, dan mampu menghasilkan generasi penerus yang membanggakan dan membentuk jati diri sebagai anak bangsa yang kaya akan Seni Budaya.

Perjalanan transformasi peradaban yang dipenuhi interaksi sosial dalam berbagai dinamika dari berbagai suku, agama, adat istiadat, seni budaya dari jaman dahulu kala menjadi cerminan panjang, beragam menghasilkan “AKULTURASI SENI BUDAYA” dalam membentuk identitas budaya masyarakat INDONESIA. Kekayaan Seni Budaya INDONESIA yang diwariskan dari generasi ke generasi untuk generasi mendatang, sudah selayaknya patut dilestarikan dan dikembangkan rutin setiap tahunnya dalam kegiatan acara Festival Musik tahunan, bahkan cenderung per-tiga atau per-enam bulanan.

Apakah dengan menghargai, mengedukasi nilai-nilai tradisi seni budaya khususnya musik yang diwariskan seperti yang dicanangkan selama lebih dari SATU DEKADE / SATU DASWARSA kegiatan Indonesia Drum & Perkusi Festival, sudah cukup menginspirasi kewibawaan kharismatik seni budaya musik Indonesia sebagai pemersatu dan merepresentasikan identitas moral bangsa ini.

Seni Budaya yang berkharisma bukan hanya sekedar melakukan sesekali “sangita – kriya seni budaya”, tetapi harus tetap konsisten dan terus menerus membentuk nilai kharismatik seni budaya yang mampu menggerakkan energi semangat penuh keikhlasan dalam wujud nyata untuk mewariskan nilai tradisi, ekspresi budaya dan harmoni kebersamaan dalam pengembangannya. Untuk itu sebagai bentuk aspirasi kegiatan 1 DEKADE Indonesia Drum & Perkusi Festival 2026, dikemas dalam bentuk

– Kompetisi lintas usia dan lintas daerah di seluruh Indonesia yaitu Kompetisi Drum Anak, Drum Remaja, Kolaborasi Drum & Perkusi dan Sanggar Beraksi.

– Pentas IDP Orchestra yaitu pagelaran musik dengan komposisi/aransemen dari dasar Ritme Perkusi Indonesia dalam berbagai variasi instrumen musik, lantunan suara, gerak tari, teatrikal, dan lainnya, sebagai kreasi edukasi generasi penerus musik untuk dapat bermain, berkolaborasi dengan alat musik perkusi /non perkusi dari Indonesia juga dari mancanegara.

Impresi Perkusi Indonesia yang memberikan informasi dalam pemahaman karya seni empu/maestro seni musik Indonesia, alat musik dan perkusi-perkusi Indonesia, serta sejarah, asal-usul, organologi, fungsi, nada, dan ritme-ritme asli yang dapat dimainkan dari alat musik itu sendiri.

Untuk Ansamble Perkusi Difabel Karya inovasi anak-anak berkebutuhan khusus dalam tampilan ansamble Perkusi maupun perorangan yang mengembangkan kemampuan motorik, dalam mengekspresikan diri dan menyatakan rasa melalui musik.

Dan masih banyak lagi acara yang dikemas, guna memberikan informasi serta kesempatan kepada generasi penerus dengan tujuan regenerasi untuk berkreasi, berkarya serta bereksplorasi dalam mengembangkan Seni Budaya Musik Indonesia.
(Nurul)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Nasional