Connect with us

Nasional

Komisi C Dukung PAM Jaya Bangun Reservoir Komunal.

Jakarta.Wartanusantara.com.
Sejak PAM Jaya secara resmi mengambil alih 100 persen pengelolaan dan pelayanan air bersih di DKI Jakarta awal.tahun 2023.

Kini salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini mulai bekerja untuk meningkatkan cakupan jangkauan demi pemenuhan kebutuhan air bersih warga DKI Jakarta.
Dengan membangun sejumlah Reservoir Komunal atau tempat penampungan air bersih berbasis permukiman warga. Sebab masih ada 35 persen wilayah di Ibu Kota belum terjangkau layanan air bersih perpipaan. Seperti diungkap Direktur Utama PT PAM Jaya Arif Nasrudin kepada wartawan beberapa waktu yang lalu di Jakarta.

” Sudah ada tiga reservoir komunal yang diresmikan Kamis (15/6), Terletak di Rukun Tetangga (RT) 02, Rukun Warga (RW) 06 Cengkareng, Jakarta Barat. Sedangkan sembilan lagi masih dalam tahap perencanaan” jelas Arif.

Wakil Ketua Komisi C
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Dr Ir H.Rasyidi HY CPA.MA.MM mengatakan, Dia sangat mendukung langkah PAM Jaya tersebut

Karena menurutnya masih banyak warga DKI Jakarta terutama yang berdomisili di wilayah permukiman padat belum terjangkau layanan air sambungan pipa.

“Termasuk sebagian masyarakat wilayah di daerah pemilihan (dapil) saya yakni dapil 6 Jakarta Timur” kata Rasyidi kapada Wartanusantara di Kebun Sirih Jakarta Pusat Jum’at (30/6/23).

Politisi PDI.Perjuangan kemudian mengingatkan PAM Jaya secara terus meningkat kuslitas air yang dihasilkanmya sehingga merupakan air sehat dan peroduknya sudah benar benar layak minum, seperti yang dihasilkan perusahaan swasta.

” Produk air PAM Jaya sudah harus selain sehat juga harus sudah layak minum, disamping itu harganya harus terjangkau masyarakat”. Pungkasnya.

padat DPRD akan mendu¬kung melalui Penyertaan Modal Daerah (PMD).
“Kami selalu mengusulkan membangun air minum di waduk yang bisa diolah kembali, agar waduk di sekitarnya bisa melayani kebutuhan air minum masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, politisi PDI Per¬juangan ini mengingatkan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengedepankan as¬pek pelayan bagi masyarakat.
”Kebutuhan masyarakat itu tanggung jawab kita. Jangan lagi Pemprov berhitung. Berapa pun investasinya, asalkan tidak ada penyimpangan sebaiknya dilaksanakan,” tegasnya.
3 Reservoir Diresmikan
Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin menuturkan, reservoir komunal rencananya akan dibangun di sembilan titik permukiman warga yang belum mendapatkan suplai air bersih.

“Model seperti inilah yang kami konversi, sehingga tidak ada lagi gerobak air. Reser¬voir ini kapasitasnya 50 kubik. Jumlah sasarannya 633 rumah, dengan 3.000-an jiwa di dalam¬nya,” terang Arief.
Arief menjelaskan, gangguan suplai air di wilayah Duri Ko¬sambi selama beberapa bulan terakhir disebabkan kurangnya tekanan suplai air dan pening¬katan kebutuhan air bersih di masyarakat.
Hal itu membuat tekanan air di dekat pusat distribusi men¬jadi tinggi, dan di permukiman yang jauh dari pusat distribusi mengalami tekanan air yang melemah.
“Dengan reservoir komunal, masalah tersebut dapat teratasi,” ucapnya.
Menurut Arief, reservoir komunal merupakan inovasi sederhana PAM Jaya, yakni bak penampungan berskala besar yang dibangun di wilayah dengan suplai dan tekanan air rendah.
Sederhananya, reservoir komunal berfungsi untuk menam¬pung air pada jam saat air tidak banyak . ■

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Nasional