Tim Gerakan Nasional Revolusi Mental Universitas Islam Jakarta (GNRM UID) yang mendapat kepercayaan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Kebudayaan serta Forum Rektor Indonesia setelah dua tahun lalu menanam 10.000 bibit pohon Mangrove di sekitar Pulau Untung Jawa, pada Sabtu dan Minggu 12-13 Agustus 2023 melakukan monitoring dan mengangkat pagar pelindung pohon mangrove.
Menurut Kaprodi Manajemen Universitas Islam Jakarta, Untoro, bahwa kegiatan kali ini merupakan wujud kontribusi UID bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Kebudayaan serta Forum Rektor Indonesia dalam penyelamatan lingkungan di Kepulauan Seribu, khususnya di Pulau Untung Jawa, dan ni satu kesempatan yang baik bagi kami untuk berkontribusi di bidang lingkungan hidup dengan cara menanam mangrove.
Dan kami beryukur kurang lebih sepuluh ribu bibit pohon mangrove sudah kami tanam, dan hari ini kami melakukan monitoring Bagaimana perkembangannya, sementara informasi yang kami terima pohon yang sudah kami tanam sudah siap diambil pagarnya. karena pada saat menanam kita pakai papan pelindung pohon mangrove, dan kini akan diangkat, karena pohon sudah tumbuh dan akarnya sudah kuat, tegasnya.
Diakuinya dalam kegiatan Penanaman mangrove UID juga melibatkan warga setempat dalam hal ini Karangtaruna dan Kelompok masyarakat sadar wisata (POKDARWIS) di Pulau Untung Jawa, kami juga melibatkan mahasiswa Universitas Islam Jakarta dari berbagai prodi, baik prodi Manajemen, Hukum maupun Ekonomi.
Dan kita berharap dalam jangka panjang dengan pohon mangrove yang sudah besar akan memperbaiki ekosistem di laut, dan menjaga hal-hal yang tidak kita inginkan, seperti abrasi yang dahulu pernah menenggelamkan beberapa pulau di Kepulauan Seribu ini, bahkan dengan pohon mangrove juga akan mengurangi pencemaran di Kepulauan Seribu, ungkap Untoro. (Red)