Bertempat di Loji Hotel Solo, pada Sabtu, 22 Februari 2025, Ketua Umum Perkumpulan Perantau Jawa Tengah (PRJT), KRT. Dr, Drs Leles Sudarmanto Dipuro MM MBA secara resmi mengukuhkan kepengurusan PRJT Cabang Solo Raya, acara pengukuhan juga diisi dengan Talkshow dengan tema “Kolaborasi Pengusaha Solo Raya dalam Kemajuan Sektor Ekonomi dengan SDM Unggul”. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Walikota Surakarta Astrid Widayani, SS, SE, M.BA, Ketua Paguyuban Jawa Tengah Dr Drs. KRT Leles Sudarmanto Dipuro MM, M.BA, Kepala Sekretariat Paguyuban Jawa Tengah, KRT Sarnen Sudjarwadi, Ketua Paguyuban Jawa Tengah Cabang Solo Raya Yudi Pandianto, Kabid Kemitraan Paguyuban Jawa Tengah KRT Lesna Purnawan,SE, MM, Wakil Ketua Komite Bidang Wellness dan Heritage Tourism KADIN Kota Solo Gus Minging DS, M.BA, Head of Partnership Service Jobstreet by Seek Eka Kurniawan, SE, M.Ikom, Anggota DPRD Kota Solo Sonny, ST Owner Rumah Kreatif Management Irawan, SE, M.Pd dan tamu undangan lainnya.
Ketua Umum Perkumpulan Perantau Jawa Tengah Dr. Drs. KRT Leles Sudarmanto Dipuro, MM, M.BA, mengatakan organisasi PRJT siap berkolaborasi demi kepentingan dunia dan akhirat.
“Paguyuban Jawa Tengah terbuka siapapun dari 35 kabupaten kota boleh bergabung di PRJT, organisasi ini berasakan Pancasila,” katanya.
Leles menuturkan PRJT menggalang kolaborasi networking dan bukan partisan salah satu parpol.
Jangan disia-siakan kesempatan baik ini untuk bergabung dalam wadah PRJT,” jelasnya.
Tujuan PRJT, lanjut Leles adalah menggalang silaturahmi guna meningkatkan kesejahteraan dengan berkolaborasi dengan siapa saja untuk mengembangkan diri.
“Ibu Wakil Wali Kota Solo bisa bersinergi soal energi terbarukan, kita bisa saling kembangkan. Waduk Gajah Mungkur diberi solar cell supaya kita bisa menambah daya PLN,” tambahnya.
Soal tenaga kerja, Leles menegaskan PRJT sudah bekerjasama dengan Jobstreet, Mau kerja ke Jepang bisa mendaftar dengan cepat karena yang mengurus orang PRJT,” terangnya.
“Dengan sinergi akan tercipta manfaat dengan membuka jaringan asal para anggota konsekuen,” lanjutnya.
Sementara Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani menyebut sebagai perantau, PRJT tidak diragukan lagi terkait mentalitas ketangguhan dan keuletan sehingga bisa menjadi orang sukses.
“Ini adalah sebuah momen yang baik bagi PRJT, saya apresiasi atas pelantikan dan selamat kepada Pak Yudi dan pengurus PRJT Soloraya,” katanya.
Astrid menambahkan saat ini pendekatan baru digitalisasi menambah peluang baru sehingga sinergi bisa dioptimalkan.
“Ini adalah momentum berharga kita bersinergi membangun perekonomian yang semakin kuat. Ada dua faktor utama dalam ekonomi yakni peran pengusaha dan tersedianya sumber daya manusia yang handal,” urainya.
Lanjut Astrid tema kegiatan ini bukan hanya Solo tapi Soloraya, sesuai visi Pemkot Solo yakni sinergi di kawasan Soloraya.
“Teman-teman ada dari Subosukowonosraten (Surakarta Boyolali Sukoharjo Wonogiri Sragen dan Klaten) semoga bisa terjadi aglomerasi dan Solo sebagai pusatnya. Pemkot Solo dan PJT bisa mendukung tenaga kerja yang terampil dengan pelatihan penyiapan tenaga kerja terampil,” terangya.
Astrid menegaskan talkshow yang digelar PJT tersebut dapat menjadi wadah diskusi dan solusi konkrit.
“Semoga Soloraya bisa menjadi pusat ekonomi berbasis digital dengan SDM unggul dan inovatif. kuat perannya dalam membangun ekonomi di daerah, tantangan ke depan tidak mudah namun dengan sinergi kolaborasi tantangan tersebut bisa diatasi,” tutupnya.(Red)