Connect with us

Uncategorized

Lakukan Pengembangan Model ICB Sebagai Media Komunikasi Pembelajaran Antar Subjek Pada Proses Pembelajaran BTQ, Kukun Agung Sulistiyo Raih Doktor Dengan Cumlaude

Lakukan Pengembangan Model ICB Sebagai Media Komunikasi Pembelajaran Antar Subjek Pada Proses Pembelajaran BTQ, Kukun Agung Sulistiyo Raih Doktor Dengan Cumlaude

Setelah berhasil mempertahankan Disertasi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat Mengikuti Ujian Terbuka guna memperoleh Gelar Doktor Pendidikan Agama Islam pada Program Doktor Pascasarjana Universitas Islam Jakarta, Rabu 17 Juni 2026, akhirnya Promovendus Kukun Agung Sulistiyo dinyatakan Lulus dengan predikat Cumlaude.

Dimana para penguji program Doktor yang juga Senat Universitas Islam Jakarta, yaitu
Ketua Prof. Dr. Ir. Raihan, M.Si (Rektor Universitas Islam Jakarta), Sekretaris Prof. Dr. Dede Rosyada, MA (Kepala Prodi Program Doktor Universitas Islam Jakarta) anggota Prof. Dr. Marhamah, M.Pd (Guru Besar Universitas Islam Jakarta), Dr. Attabik Luthfi, MA (Dosen Tetap Universitas Islam Jakarta,) Dr. Popi Puadah (Dosen Tetap Universitas Islam Jakarta) serta Penguji Eksternal Prof. Dr. Susanto, M.A (Guru Besar Universitas PTIQ).

Penelitian tersebut dilatarbelakangi oleh rendahnya efektivitas komunikasi pembelajaran Baca Tulis Al-Quran (BTQ) di Sekolah Islam Terpadu Ibnu Sina yang berdampak pada capaian kemampuan membaca dan hafalan siswa yang belum optimal. Permasalahan tersebut terlihat dari kurangnya kesinambungan komunikasi antara guru, siswa, dan orang tua dalam memantau perkembangan pembelajaran BTQ secara terstruktur dan berkelanjutan.

Penelitian bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas komunikasi pembelajaran berbasis Integrated Control Book (ICB) sebagai sistem kontrol terintegrasi yang menghubungkan guru, siswa, dan orang tua dalam proses pembelajaran BTQ, selain itu, penelitian juga bertujuan mengetahui pengaruh penerapan ICB terhadap peningkatan kualitas interaksi pedagogis, kedisiplinan belajar siswa, keterlibatan orang tua, serta peningkatan hasil belajar BTQ siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan produk, validasi ahli, uji coba terbatas, uji coba luas, revisi produk, dan evaluasi efektivitas komunikasi pembelajaran berbasis ICB, dan hasil penelitian menunjukkan bahwa ICB terbukti efektif dalam meningkatkan komunikasi antar subjek pembelajaran secara lebih terstruktur, terkontrol, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Penerapan komunikasi pembelajaran berbasis ICB mampu meningkatkan kualitas bacaan Alquran, kemampuan hafalan, motivasi belajar, kedisiplinan murojaah, serta intensitas pendampingan orang tua terhadap aktivitas belajar siswa di rumah. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sebanyak 37 siswa atau 85% siswa mengalami peningkatan capaian nilai hasil belajar tahfidz dan BTQ. Sehingga penelitian ini menunjukkan bahwa novelty penelitian terletak pada pengembangan komunikasi pembelajaran berbasis kontrol terintegrasi melalui produk ICB (Integrated Control Book) yang tidak hanya berfungsi sebagai instrumen monitoring pembelajaran, tetapi juga sebagai media penguatan komunikasi pedagogis lintas aktor pendidikan, yaitu guru, siswa, dan orang tua. Dengan demikian, ICB mampu memberikan kontribusi konseptual dan praktis dalam pengembangan strategi komunikasi pendidikan Islam berbasis keterampilan dan kolaborasi pembelajaran.

Kepala Prodi Program Doktor Universitas Islam Jakarta, Prof. Dr. Dede Rosyada, MA usai menguji dalam ujian Doktor Pendidikan Agama Islam mengapresiasi karya penelitian Dr Kukun Agung Sulistiyo yang telah berkontribusi dalam membangun pendidikan di Indonesia, karya penelitian sebagai salah satu media pembelajaran antar sekolah bahkan lebih luas lagi, dimana komunikasi antara sekolah dengan rumah, dan yang kedua bahwa ini adalah humanistik, dimana mahasiswa boleh mengembangkan kurikulum sendiri, kemudian diserahkan ke Dosen, hanya ini masih masuk dalam mata pelajaran Mulok, belum menjadi mata pelajaran umum, namun menjadi pembelajaran Baca Tulis Al-Quran, ungkapnya.

Prof. Dr. Ir. Raihan, M.Si (Rektor Universitas Islam Jakarta) juga mengapresiasi karya penelitian Dr Kukun Agung Sulistiyo yang membangun hubungan komunikasi segitiga, yaitu antara Guru, orang tua dan siswa, sehingga orang tua bisa memonitor, dan hasilnya dengan pengembangan ICB tersebut prestasi hasil belajar semakin meningkat, ungkapnya.
(Red)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized