Kepada Staf Angkatan Laut (KASAL) yang diwakili Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Budi Purwanto, bertempat di auditorium Jos Soedarso, Seskoal. Pada Senin 6 Mei 2024, secara resmi membuka Seminar Nasional Dalam rangka HARDIKAL Tahun 2024.
Dimana tema seminar adalah “Menuju Sumber Daya Manusia Matra Laut Yang Prima, (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, Dan Adaptify Guna Mendukung Visi Indonesia Maju”. Dan tujuan seminar yaitu, Menyediakan wadah, sarana, ruang dan waktu bagi para akademisi, praktisi, pemerintah, prajurit TNI/Polri dan masyarakat umum untuk dapat berdiskusi dan bertukar informasi terkait kemaritiman dan tema seminar.
Memberikan kesempatan kepada para narasumber dan ahli untuk menyampaikan gagasan, pengetahuan dan keahliannya kepada para peserta seminar demi kepentingan dan kemajuan TNI AL, bangsa dan negara, serta Membekali tambahan wawasan dan pengetahuan tentang materi-materi yang dapat dijadikan sebagai bekal dalam kedinasan maupun penugasan.
Dimana Seminar Nasional ini juga untuk menjawab Dinamika Perkembangan Lingkungan Strategis Global, Regional dan Nasional masih diwarnai dengan konflik dan perang dengan inovasi-inovasi Teknologi Pertahanan dan Persenjataan. Pentingnya Pembangunan Sumber Daya Manusia Matra Laut yang adaptif terhadap perkembangan pengetahuan & teknologi pertahanan melalui wahana system pendidikan modern. Serta dalam rangka memperingati Hardikal 2024, ungkapnya.
Sementara Narasumber diantaranya, Letjen TNI Mar Nur Alamsyah (Dan Kodiklatal), tema: Mewujudkan lembaga pendidikan TNI Angkatan Laut yang unggul dan modern guna mendidik prajurit TNI AL yang berkarakter dan profesional. Nara sumber kedua Prof. Anak Agung Banyu Perwita, PHD (Guru Besar Hubungan Internasional Universitas Pertahanan RI), tema: Meninjau perkembangan dan dinamika lingkungan stratregis global, regional dan nasional terkini serta ancaman dan tantangan faktual maupun potensial yang membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan negara. Ketiga, DR. IR. Yono Reksoprojo, DIC (Kepala Bidang Teknologi Dan Offset KKIP), tema: Membangun sumber daya manusia matra laut yang prima untuk menghadapi tantangan peperangan dan teknologi perang generasi ke-lima, dan ke lima PROF. Agus Setyo Muntahar., S. T., m. Eng., sc., phd. Eng (Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi)
Seminar diikuti oleh 446 orang, yang terdiri dari 296 orang hadir secara offline dan 150 orang hadir secara online.
Dr Yono Reksoprojo mengungkapkan akan perlunya integrasi teknologi dengan SDM, agar kegiatan lebih efektif dan efisien, demikian juga Kapal-kapal perang perlu dilengkapi dengan peralatan modern, seperti kapal perang tanpa awak dan drone atau sistem senjata cerdas, untuk itu TNI AL perlu SDM yang Prima. yang dapat mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, pintanya.
Prof Agus S Muntahar menilai perlunya mengembangkan sistem pendidikan, yang juga didukung para Dosen yang berkualitas sesuai kualifikasi dosen, Karena sudah mulai ada pergeseran kebutuhan SDM yang memiliki kualifikasi dan kompetensi tinggi dalam penguasaan IPTEK.
Letjen TNI Mar Nur Alamsyah mengungkapkan bahwa bangsa Indonesia akan mendapat bonus demografi Bagaimana lembaga Pendidikan TNI AL bisa menghasilkan sesuatu yang besar.
Kedepan dibutuhkan angkatan Laut yang kuat, maka butuh lembaga pendidikan yang unggul dan modern, sehingga menghasilkan TNI AL yang berani dalam tindakan/keputusan, mampu menghadapi situasi yang sulit, serta berani mengambil resiko. Prajurit juga harus bermoral serta berkarakter dan profesional, ungkapnya. (Pry Wartodipuro)