Bertempat di Kota Batam pada Rabu, 18 Juni 2024, Wakil Rakyat di DPRRI, Mayjen TNI. Mar (Purn) Sturman Panjaitan, S.H dalam paparannya, Pada kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPRRI, menjelaskan, bahwa Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD tahun 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, merupakan Benteng Pertahanan Negara dan 4 Pilar MPRRI tersebut telah mampu menghadapi rongrongan baik dari luar maupun dari dalam negeri sendiri, dan bangsa ini tetap kokoh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, untuk itu sebagai warga negara kita wajib mengamalkan 4 pilar tersebut dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,
Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI. Mar (Purn) Sturman Panjaitan, S.H mengajak warga Kota Batam untuk membangun kembali semangat Gotong-royong, kita harus saling membantu sesama manusia, sebagaimana ajaran Agama yang kita anut, Gotong-royong merupakan Warisan Budaya Leluhur yang harus kita teruskan dan lestarikan ditengah masyarakat, Gotong Royong memiliki nilai-nilai positif, terutama dalam memupuk kerjasama dan kekompakan masyarakat, bangsa Indonesia bisa merdeka taklepas dari Semangat Gotong-royong, untuk itu dalam mengisi pembangunan saat ini semangat Gotong-royong juga sangat dibutuhkan menuju masyarakat yang Adil dan Makmur, sebagaimana Cita-cita luhur para Pahlawan dan Pendiri bangsa ini, pintanya.
Kemajuan jaman dengan adanya perkembangan teknologi selama ini, dan saat ini masuk dalam teknologi informasi dan komunikasi, terkadang membuat kecintaan terhadap bangsa menjadi menurun, untuk itu dibutuhkan upaya menumbuhkan kembali rasa Cinta Tanah Air dan Bela Negara, dan salahsatunya adalah menjabarkan dan menjalankan nilai demokrasi, gotong-royong, persatuan dan kesatuan yang terkandung dalam Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.
Dalam rangka meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan dalam keberagaman masyarakat Indonesia, kita sebagai Warga Negara Indonesia memiliki tanggungjawab untuk menjaga semangat Bhineka Tunggal Ika, dan harus kita pupuk dalam kehidupan nyata, dengan saling menghargai, menghormati atas perbedaan yang ada, Kebhinekaan merupakan anugerah dari Tuhan yang harus kita syukuri, Kemajemukan di Indonesia tidak dimiliki oleh negara lain. (Red)