DR. H. Tubagus Bahrudin, SE., MM secara resmi menyatakan kesiapan dan komitmennya untuk maju sebagai calon Presiden Republik Indonesia periode 2029–2034. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah forum deklarasi yang dihadiri para pendukung dari berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan kesultanan, tokoh agama, serta relawan dari sejumlah daerah.
Dalam sambutannya, Tubagus Bahrudin menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan yang terus mengalir dari berbagai kalangan. Ia menegaskan bahwa langkah politik yang diambilnya bukan sekadar ambisi pribadi, melainkan panggilan pengabdian untuk bangsa dan negara.
“Saya menerima dukungan ini sebagai amanah besar dari masyarakat. Insya Allah, dengan niat tulus dan kerja bersama, kita dapat mewujudkan Indonesia yang lebih adil, sejahtera, dan berdaya saing global,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa persiapan menuju kontestasi 2029 akan dilakukan secara matang, terstruktur, dan sesuai dengan mekanisme konstitusional yang berlaku. Menurutnya, pembangunan nasional ke depan harus berfokus pada penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas pendidikan, reformasi birokrasi, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan.
Dukungan terhadap pencalonannya disebut datang dari berbagai unsur, mulai dari tokoh masyarakat, ulama, santri, habaib, hingga perangkat desa dan relawan yang selama ini aktif mendukung gagasan perubahan dan pemerataan pembangunan.
Tubagus Bahrudin menegaskan bahwa deklarasi ini merupakan langkah awal konsolidasi nasional. Ia mengajak seluruh elemen pendukung untuk tetap menjaga persatuan, menjunjung etika politik yang santun, serta mengedepankan kepentingan rakyat di atas kepentingan golongan.
“Perjalanan menuju 2029 masih panjang. Kita akan lalui dengan kerja nyata, gagasan yang solutif, serta komitmen untuk menghadirkan kepemimpinan yang bersih dan berintegritas,” tegasnya.
Dengan deklarasi tersebut, Tubagus Bahrudin memastikan kesiapannya mengikuti seluruh tahapan dan persyaratan yang ditetapkan dalam sistem demokrasi Indonesia menuju Pemilihan Presiden 2029. (Red)