Connect with us

Pendidikan

Universitas Islam Jakarta Gelar Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor, 20 orang dari Program S3

Universitas Islam Jakarta Gelar Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor, 20 orang dari Program S3

Universitas Islam Jakarta (UID) sebagai Lembaga Pendidikan Islam Tertua di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1951 ini, serta didirikan sebagai upaya untuk memberikan kesempatan generasi penerus bangsa, untuk dapat mengikuti pendidikan tinggi, disamping memiliki program Sarjana (S1) dan Magister (S2), juga memiliki program Pascasarjana (S3) Doktor Pendidikan Agama Islam, dan pada Rabu 6 Maret 2024, Bertempat di Gedung Balai Sudirman Jakarta, Universitas Islam Jakarta kembali menggelar acara Wisuda Tahun akademik 2023-2024, dengan melepas 401 Wisudawan, dimana untuk Wisudawan Program Doktor (S3) turut diwisuda berjumlah 20 Orang.

Rektor Universitas Islam Jakarta, Prof. Raihan disela Wisuda pada wartawan menegaskan bahwa jumlah wisudawan seluruhnya berjumlah 423 orang, namun karena ada yang masih bekerja serta ada yang sakit, maka yang hadir diwisuda berjumlah 401 orang, dan kita bersyukur untuk Wisudawan Program Pascasarjana (S3) Doktor Pendidikan Agama Islam berjumlah 20 orang. dengan predikat Sangat Memuaskan serta beberapa diantaranya dengan predikat Cumlaude.

Universitas Islam Jakarta yang sudah 74 tahun berkiprah di dunia pendidikan tinggi, serta merupakan bagian dari Lembaga Pendidikan Tinggi Islam “Tertua di Indonesia”, karena lahir 6 tahun setelah kemerdekaan, Universitas Islam Jakarta ini didirikan sebagai upaya untuk memberikan kesempatan generasi penerus bangsa, untuk dapat mengikuti pendidikan tinggi, karena saat itu kesempatan untuk menjadi Sarjana maupun Magister sangat susah, untuk itu UID memberikan kemudahan-kemudahan, sehingga untuk biaya kuliah relatif terjangkau, jika dibandingkan dengan Universitas lainnya, karena mahasiswa baru tidak dipungut uang gedung, sehingga para lulusan SMA/K dan MA bisa berkesempatan lebih besar untuk meraih pendidikan Sarjana maupun Magister hingga Doktor dari program Pendidikan Agama Islam, Ilmu Hukum, Manajemen, Ekonomi Syariah, Pendidikan Bahasa Arab dan Teknik Industri, sedangkan S2 ada Prodi Hukum, Manajemen, Prodi Pendidikan Agama Islam serta Prodi Pemikiran Islam, sedangkan untuk S3 adalah Program Studi Pendidikan Agama Islam.

Disamping itu bagi mahasiswa yang memiliki bakat, serta untuk mendukung peningkatan kompetensi Mahasiswa, UIJ juga memiliki banyak Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), seperti UKM Bimapala, Terompah, Paduan Suara juga Komunitas Pencak Silat, dan para mahasiswa mampu mengukir prestasi ditingkat nasional maupun internasional, dan untuk memberikan apresiasi mahasiswa berprestasi, UIJ memberikan beasiswa dari 25% hingga 100%, demikian juga beasiswa bagi mereka yang kurang mampu serta keluarga PNS/ASN Golongan II.

Jadi UIJ berdiri karena kita ingin menolong masyarakat, yang katakanlah yang tidak berkesempatan untuk kuliah keluar negeri, serta dengan label Agama, tentunya yaitu Universitas Islam Jakarta, karena pendiri punya visi – misi tersendiri, dimana lulusan UID dituntut memiliki keseimbangan intelektual dan moral, bagaimana seorang lulusan UID punya kekuatan mental, moral yang kuat, yang dibekali dengan serangkaian kurikulum yang ada di sini, dan tentunya ini menjadi tantangan bagi setiap dosen di sini, untuk memasukkan/mengkomparasikan keilmuannya dengan nilai-nilai agama, berdasarkan Al-Quran dan Hadits, dan kami berharap para wisudawan yang telah menguasai kompetensi keilmuannya, tetap meningkatan pemahaman nilai-nilai ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Agama.

Tentunya yang sangat ditekankan pada saat ini adalah penguatan etika dan moral, dan saya selalu mengingatkan agar meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang selalu berkembang di dunia profesi masing-masing, dan tetap jaga almamater, dimna bagi lulusan program Doktor agar terus meningkatkan karya penelitian, dan turut berkontribusi dalam pendidikan di Indonesia, pinta Prof Raihan.

Sementara Prof. Dede Rosyada, Ketua Program Studi Doktor Universitas Islam Jakarta, disela acara wisuda pada wartawan mengaku bersyukur, hari ini kita melepas 21 mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas akademik program Pascasarjana S3, dan 20 orang hadir di wisuda di Gedung Balai Sudirman ini.

Dan ini sangat luar biasa, karena karya akademis 21 orang ini sangat luar biasa, karena dalam desertasi mereka hampir semua 20 orang itu tidak ada yang gagal, bahkan bisa menemukan teori-teori baru yang bisa bermanfaat bagi kemajuan ilmu pendidikan Agama Islam di Indonesia, paparnya. (Pry).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Pendidikan