Universitas Islam Jakarta (UID) sebagai Lembaga Pendidikan Islam Tertua di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1951 ini, serta didirikan sebagai upaya untuk memberikan kesempatan generasi penerus bangsa, untuk dapat mengikuti pendidikan tinggi, disamping memiliki program Sarjana (S1) dan Magister (S2), juga saat ini telah memiliki program Pascasarjana (S3) Doktor Pendidikan Agama Islam, dan pada Kamis, 13 Februari 2024 kembali meluluskan mahasiswa program Pascasarjana (S3) Doktor Pendidikan Agama Islam, yaitu Promovendus Ucu Abdul Syukur.
Promovendus Ucu Abdul Syukur berhasil meraih gelar Doktor Pendidikan Agama Islam, setelah berhasil mempertahankan desertasinya didepan dewan penguji dari Universitas Islam Jakarta, dengan judul “ANALISIS INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA”, mesti harus menghadapi pertanyaan dewan penguji, namun mampu menjawab setiap pertanyaan para penguji, hingga Sukses lulus dengan predikat “Amat Baik”, dan menjadi lulusan Program Doktor Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Jakarta yang ke 68.
Dewan pengusi desertasi Promovendus Ucu Abdul Syukur, yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat ujian dalam Sidang Terbuka guna memperoleh Gelar Doktor Pendidikan Agama Islam pada Program Doktor Pascasarjana Universitas Islam Jakarta, diantaranya, Ketua Prof. Dr. Ir. Raihan, M.Si (Rektor Universitas Islam Jakarta), Sekretaris Prof. Dr. Dede Rosyada, MA (Kepala Prodi Program Doktor Universitas Islam Jakarta) Anggota : Prof. Dr. Farhana, M.Pdi, M.H. (Dosen Tetap Universitas Islam Jakarta), Penguji Eksternal Prof.Dr. Bunyamin, M.Pd.I (Guru Besar UHAMKA Jakarta), Serta promotor Prof. Dr. Marhamah Syarif, M.Pd (Guru Besar Universitas Islam Jakarta) dan Assoc, Prof. Dr. H. Sutardjo Atmowidjoyo, M.Pd (Dosen Tetap Universitas Islam Jakarta)
Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui dan menganilisis Program pembentukan karakter yang ada di SMP Negeri 233 Jakarta Timur dan potensi pengembangannya berdasarkan integrasi tiga aspek program pembelajaran yaitu intrakurikuler, ekstrakurikuler dan tata tertib budaya sekolah. Menganalisis implementasi pembentukaan Karakter Berbasis PAI di SMP Negeri 233 Jakarta Timur serta memperoleh analisis Faktor penghambat dan pendukung faktor pengembangan pembentukkan karakter Berbasis PAI di SMP Negeri 233 Jakarta Timur.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Tempat penelitian adalah SMP Negeri 233 Jakarta Timur. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi dimana peneliti merupakan instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa Integrasi Pendidikan Karakter Berbasis PAI yang dilakukan di SMP Negeri 233 Jakarta adalah dengan melibatkan peran serta seluruh stakeholder dan juga orang tua siswa Penerapannya ke dalam 3 (tiga) aspek pada kegiatan Intrakurikuler, Ekstrakurikuler, dan Budaya sekolah. Implementasi Integrasi Pendidikan Karakter Berbasis PAI dengan melalui keteladanan guru, dukungan kepala sekolah, dukungan sarana prasarana peribadatan, peran serta warga sekolah ataupun stakeholder yang dapat memberikan nilai-nilai karakter yang akan dikembangkan terhadap peserta didik melalui pembelajaran di kelas PAI dapat disubstitusikan secara integrasi immersion.
Prof. Dr. Dede Rosyada, MA, Kepala Prodi Program Doktor Universitas Islam Jakarta usai menguji promovendus mengapresiasi penelitian Dr Ucu Abdul Syukur yang hari ini telah menyelesaikan Pascasarjana S3 di UID, dalam penelitiannya juga menegaskan bahwa Karakter bangsa Indonesia itu adalah akhlak beragama, dan Pendidikan Agama Islam itu juga arahnya untuk membentu akhlak beragama, hanya terkadang PAI lebih diarahkan kepada ibadah beragama, sehingga ibadah sosialnya dan ibadah profesionalnya kurang tersentuh, jadi dengan penelitian tersebut menekankan bahwa berbangsa dan bernegara, berkarya profesional, itu merupakan perilaku keagamaan, tegasnya.
Prof. Dr. Ir. Raihan, M.Si (Rektor Universitas Islam Jakarta) juga mengaku bersyukur hari ini UID kembali meluluskan mahasiswa program Doktor Pascasarjana Pendidikan Agama Islam ke 68, yaitu Dr Ucu Abdul Syukur, dan Universitas Islam Jakarta dapat terus memberikan manfaat pada masyarakat dengan program Pascasarjana Doktor (S3).
Dan hari ini Dr Ucu Abdul Syukur telah menyumbangkan karya penelitian, tentang Pendidikan Agama Islam didalamnya ada 18 nilai karakter yang akan dilakukan pada kurikulum pendidikan Agama Islam, dan menjadi uji coba dalam proses belajar mengajar, dan guru harus juga meningkatkan ilmu pengetahuannya, ini diharapkan akan menjadi tambahan referansi bagi pengembangan pendidikan Agama Islam di Indonesia, tegas Prof Raihan. (Red).